Viral Video Begal Sadis Bacok Korban hingga Membabi Buta di Semarang

10 hours ago 3

Liputan6.com, Semarang - Aksi begal sadis terjadi di Jalan Halmahera, Raya, Kelurahan Karang Tempel, Kota Semarang. Seorang perempuan yang jadi korban begal harus mendapat perawatan intensif usai mendapat bacokan bertubi-tubi. 

Pelaku begal diketahui mengenakan jaket hitam dengan penutup kepala. Aksi sadisnya terekam CCTV hingga tersebar dan viral di media sosial. Dalam potongan video berdurasi 52 detik itu tampak pelaku tanpa ampun membacok korban.

Dalam vidio terungkap dua pria bermotor yang menyasar seorang perempuan yang baru berhenti di depan salah satu rumah di Jalan Halmahera, Semarang. Saat parkir, korban yang baru turun dari motor langsung dipepet dan diminta barang berharga sambil diancem dengan senjata tajam oleh pelaku.

Disaat begal beraksi, korban kedua yakni Yovita Haryanto (30), keluar dari dalam rumah. Melihat rekannya jadi korban begal, korban kedua berusaha menolong korban pertama. Namun naas, jambret nekat membacok korban secara brutal kemudian melarikan diri.

Ujang (30), pedagang ketoprak tidak jauh dari lokasi mengungkapkan saat kejadian dirinya baru tiba dan sedang bersiap untuk berjualan. Ujang awalnya mengira kecelakaan lalu lintas. Namun, saat mendekat dirinya baru mengetahui insiden itu merupakan aksi pembegalan.

“Saya baru datang jualan, tahu-tahu sudah ramai. Kirain tabrakan, ternyata katanya ada yang dibegal,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ujang mengaku tidak melihat secara detail Begal Minggu pagi di Semarang tersebut. Namun, saat dirinya datang korban sudah dalam kondisi tergeletak sambil memegangi kepala akibat luka yang cukup serius.

“Korban sempat tergeletak, pegangin kepala. Banyak orang sudah berkerumun,” katanya.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Halmahera menggunakan kendaraan seadanya.

“Diantar pakai motor, sepertinya ke puskesmas dekat sini,” imbuhnya.

Hingga Senin pagi, lokasi kejadian tampak lengang dengan suasana yang masih menyisakan ketegangan. Kediaman korban terlihat dijaga aparat kepolisian, sementara pihak keluarga memilih belum memberikan keterangan kepada awak media karena masih dalam kondisi trauma.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, mengatakan pihaknya saat ini masih memburu pelaku.

“Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Perkembangan akan kami sampaikan,” ujarnya kepada wartawan.

Polisi juga meningkatkan patroli di kawasan tersebut guna mengantisipasi kejadian serupa, sekaligus menenangkan warga yang sempat resah akibat Begal Minggu pagi di Semarang.

Hingga kini, dua pelaku yang terlibat dalam aksi penjambretan disertai penganiayaan itu masih dalam pengejaran.   

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner