Identitas Korban Meninggal dan Hilang Akibat Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut

2 months ago 42

Liputan6.com, Jakarta - Banjir bandang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Berdasarkan data sementara, bencana tersebut menyebabkan enam warga meninggal dunia, sementara empat orang lainnya dilaporkan masih hilang dan dalam proses pencarian.

Peristiwa ini berdampak pada Kecamatan Siau Barat, Siau Timur, dan Siau Barat Selatan. Di Kecamatan Siau Timur, seluruh jenazah korban yang meninggal dunia telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.

Sementara itu, di Lingkungan Kampung Laghaeng I, Kecamatan Siau Barat Selatan, dampak kerusakannya cukup parah. Bencana ini menyebabkan dua rumah penduduk hilang, tiga rumah rusak berat, dan satu pastori juga mengalami kerusakan berat.

Korban hilang yang masih dicari oleh tim SAR gabungan adalah seorang balita dan satu bayi. Balita tersebut bernama Azriel C. Tatambihe, sementara bayi yang hilang adalah Kananta Kairi Kansil, yang baru berusia 2 bulan.

Daftar Korban Meninggal Dunia:

- Juanita Erlina Bangsa (Perempuan)

Umur: 21 Tahun

Asal: Kel. Bahu

- El Kamanangan (Laki-Laki)

Umur: 4 Tahun

Asal: Kel. Bahu

- Rakmon Bangsa (Laki-Laki)

Umur: Tidak tersedia

Asal: Kel. Bahu

- Joan Bangsa (Perempuan)

Umur: 20 Tahun

Asal: Kel. Bahu

- Rafles Kobis (Laki-Laki)

Umur: Dewasa

Asal: Laghaeng

- Hermina Maningide (Perempuan)

Umur: Dewasa

Asal: Laghaeng

Daftar Korban Hilang/Belum Ditemukan:

- Azriel C. Tatambihe (Balita Laki-Laki)

Asal: Laghaeng

- Kananta Kairi Kansil (Bayi Laki-Laki)

Asal: Kel. Bahu

- Florensi Bawonte (Perempuan)

Umur: 72 Tahun

Asal: Kel. Bahu

- Santi Diamanis (Perempuan)

Umur: 34 Tahun

Asal: Kel. Bahu

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner