TNI Lumpuhkan DPO KKB, Selamatkan 21 Warga

15 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Prajurit TNI yang tergabung dalam Koops TNI Papua menunjukkan ketegasan sekaligus sikap humanisnya dalam menjaga stabilitas wilayah. Anggota TNI berhasil melumpuhkan satu DPO KKB TPNPB-OPM serta mengevakuasi warga terdampak gangguan keamanan di dua wilayah berbeda di Papua.

Dalam operasi patroli keamanan di Nabire, Papua Tengah, Tim Patroli Koops TNI Papua berhasil melumpuhkan DPO KKB atas nama Hurbianus Mirip. Anggota TPNPB-OPM Kodap III ini anak buah Aibon Kogoya. Penindakan tersebut terjadi setelah tim mendapati dua orang anggota OPM membawa senjata api dan terjadi kontak tembak. Keduanya melarikan diri ke hutan, namun dalam pengejaran, satu pelaku ditemukan tewas di tempat atas nama Hurbianus Mirip.

Dia diketahui merupakan DPO sejak tahun 2025 karena terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan dan pembunuhan di wilayah Papua. Setiap tindakan TNI dilaksanakan secara terukur, profesional, dan sesuai prosedur guna menjaga stabilitas wilayah tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat.

Dalam operasi kemanusiaan di Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, im patroli gabungan Koops TNI Papua bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat berhasil mengevakuasi 21 warga pengungsi dari Dusun Topo, Kampung Ainesra.

Melalui siaran pers yang diterim adari Dispenad, Jumat (20/3/2026), para pengungsi sebelumnya bertahan di hutan perbatasan akibat gangguan keamanan oleh kelompok TPNPB-OPM. Tim gabungan bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi seluruh warga ke Pos Komando Taktis Koops TNI Papua dalam kondisi aman.

Setibanya di lokasi, para pengungsi menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan identitas untuk memastikan kondisi dan kebutuhan mereka. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menegaskan bahwa TNI tidak akan memberi ruang bagi kelompok TPNPB-OPM di Papua.

“Ini demi menjaga kedaulatan dan keamanan masyarakat, dengan pendekatan tegas yang disertai upaya membangun stabilitas, kesejahteraan, dan kepercayaan Masyarakat,” ujarnya.

“Untuk sementara waktu, para pengungsi ditempatkan di lokasi penampungan di wilayah Distrik Aifat, sambil menunggu proses koordinasi lebih lanjut terkait pemulangan ke daerah asal, khususnya bagi warga dari Kabupaten Teluk Bintuni. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembinaan, serta koordinasi lintas wilayah guna memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan bermartabat,” imbuhnya.

Keberhasilan operasi ini menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi masyarakat, melalui pendekatan tegas terhadap gangguan keamanan serta kepedulian terhadap keselamatan warga di wilayah Papua. 

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner