Puncak Arus Mudik Lebaran 19 Maret 2026: 193.000 Kendaraan Masuk Yogya dalam Sehari

18 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Arus mudik Lebaran 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai puncaknya pada Rabu, 19 Maret 2026. Lonjakan signifikan tidak hanya terlihat dari volume kendaraan yang masuk ke wilayah DIY, tetapi juga dari tingginya mobilitas orang di berbagai pusat aktivitas.

Direktur Lalu Lintas Polda DIY menegaskan, hasil pemantauan berbasis CCTV Smart Province selama Operasi Ketupat Progo hari ke-7 menunjukkan tren peningkatan yang merata di hampir seluruh titik pantau mudik 2026.

“Tanggal 19 Maret ini kami identifikasi sebagai puncak arus mudik. Terjadi lonjakan yang cukup signifikan, baik kendaraan yang masuk ke DIY maupun pergerakan masyarakat di dalam wilayah,” ujarnya.

Berdasarkan data di perbatasan DIY–Jawa Tengah, total kendaraan masuk mencapai 193.074 unit. Sementara kendaraan keluar tercatat 170.399 unit. Angka tersebut menunjukkan dominasi arus masuk yang menjadi indikator kuat puncak kedatangan pemudik.

“Kalau kita lihat dari perbandingan antara kendaraan masuk dan keluar, selisihnya cukup besar. Ini menandakan bahwa mayoritas pemudik sudah mulai masuk dan menetap di wilayah DIY,” jelasnya.

Dirlantas menambahkan, sejumlah titik utama seperti Prambanan, Tempel, hingga jalur selatan dan utara DIY menjadi pintu masuk dengan intensitas tertinggi. Kepadatan bahkan mulai terasa sejak dini hari dan meningkat drastis pada pagi hingga sore hari.

“Pergerakan kendaraan itu sudah mulai naik sejak dini hari, kemudian terus meningkat di pagi hari, dan mencapai puncaknya pada siang sampai sore. Ini pola yang konsisten kami temukan di beberapa titik,” katanya.

64.904 Kendaraan Masuk Kota Yogya

Selain di perbatasan provinsi, lonjakan juga terlihat di akses masuk Kota Yogyakarta. Data menunjukkan kendaraan masuk ke kota mencapai 64.904 unit, sedangkan kendaraan keluar sebanyak 53.716 unit.

“Kota Yogyakarta tetap menjadi magnet utama. Arus kendaraan yang masuk lebih tinggi karena masyarakat tidak hanya mudik, tetapi juga berwisata dan berkumpul bersama keluarga di pusat kota,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa simpul-simpul lalu lintas seperti Ring Road, jalur menuju Malioboro, serta akses ke kawasan wisata menjadi titik yang paling padat.

“Kami melihat tekanan cukup tinggi di simpang-simpang utama, terutama yang mengarah ke pusat kota dan destinasi wisata. Ini sudah kami antisipasi dengan pengaturan lalu lintas di lapangan,” tambahnya.

Tak hanya kendaraan, mobilitas orang juga menunjukkan lonjakan tajam. Berdasarkan data CCTV people counting, tercatat total pergerakan mencapai 107.471 orang dalam satu hari.

“Pergerakan orang juga meningkat signifikan. Ini terlihat dari aktivitas di Malioboro, stasiun, bandara, hingga terminal yang semuanya mengalami kenaikan,” ujarnya.

Malioboro Titik Aktivitas Tertinggi

Kawasan Malioboro menjadi titik dengan jumlah aktivitas tertinggi. Disusul Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, Bandara YIA, serta Terminal Giwangan.

“Malioboro masih menjadi pusat keramaian utama. Ini tidak lepas dari tradisi masyarakat yang menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi favorit saat mudik dan libur Lebaran,” jelasnya.

Lonjakan ini merupakan bagian dari pola tahunan yang selalu terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Bamun tahun ini terjadi peningkatan yang lebih merata di berbagai titik.

“Setiap tahun memang ada peningkatan, tetapi tahun ini distribusinya lebih merata. Tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi hampir di seluruh akses masuk DIY mengalami kenaikan,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penempatan personel di titik-titik rawan.

“Kami sudah siapkan rekayasa lalu lintas, termasuk pengalihan arus jika diperlukan. Personel juga kami siagakan di titik rawan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat,” tegasnya.

Dia juga mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan. Keselamatan adalah yang utama,” pesannya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner