Liputan6.com, Jakarta - emerintah pusat bersama daerah tancap gas memberantas tuberkulosis (TBC) di Lampung. Lewat kolaborasi lintas sektor hingga tingkat RT/RW, penurunan kasus ditargetkan terjadi signifikan dalam 2-3 tahun ke depan.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus dalam kunjungannya ke Bandar Lampung. Kunjungan ini bagian dari upaya sosialisasi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran di bidang kesehatan, khususnya pemberantasan TBC.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung yang dinilai berhasil mengoordinasikan penanganan TBC secara menyeluruh hingga ke tingkat bawah. Menurutnya, penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi berbagai pihak. Termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, hingga media.
“Penyakit TBC bukanlah aib, melainkan penyakit yang bisa disembuhkan. Karena itu, perlu peran semua pihak untuk menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat,” kata Wiyagus di Bandar Lampung, Selasa (14/4).
Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus mengungkapkan, Indonesia saat ini menempati peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TBC, dengan kontribusi mencapai 10,7 persen dari total kasus global. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.
“Presiden tidak ingin Indonesia menjadi negara maju tetapi masih dibayangi tingginya kasus TBC. Karena itu, dilakukan percepatan penanggulangan melalui kerja lintas sektoral,” ujar Benjami.
Program tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah, hingga sektor perumahan dan sosial. Tak hanya itu, kader kesehatan di lapangan seperti Puskesmas, Posyandu, Pustu, dan Poskesdes juga dilibatkan secara aktif.
Benjamin optimistis, dengan implementasi yang maksimal, angka kasus TBC di Indonesia, khususnya di Lampung, dapat ditekan secara signifikan dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan.
Hal senada disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Dia memastikan pemberantasan TBC menjadi salah satu program prioritas di daerahnya, sejalan dengan visi pemerintah pusat. Menurutnya, upaya penanganan TBC juga berkaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penemuan kasus dan pengobatan hingga tuntas.
“Kami terus memperkuat upaya penanganan agar lebih banyak kasus ditemukan dan disembuhkan. Ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM di Lampung,” kata Rahmat.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan komitmennya untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai contoh dalam penanganan TBC di daerah.
“Dengan dukungan pemerintah provinsi, kami optimistis Bandar Lampung bisa menjadi percontohan dalam penanggulangan TBC,” singkatnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta dukungan masyarakat, Lampung diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang berhasil menekan angka TBC secara signifikan dalam waktu dekat.

14 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555690/original/042625000_1776183826-6a8957fd-3eab-4ee6-9205-c951b5571728.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555687/original/094634800_1776182212-IMG-20260414-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555666/original/043895400_1776173780-lapas_kendari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555576/original/085365100_1776165754-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_17.40.17.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555570/original/085605000_1776165469-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_17.40.16__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555566/original/024331900_1776165120-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_17.40.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555561/original/087310500_1776164555-1002597880.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555537/original/019279500_1776162020-polres_siak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555528/original/037773300_1776161025-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_16.33.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555507/original/043225000_1776160179-1002602749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555358/original/026193000_1776153597-1000700689.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555320/original/013863500_1776152012-IMG-20260414-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1332894/original/005852400_1472612157-gunung_rinjani_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555112/original/038608300_1776143033-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2246397/original/057434600_1528701650-UI_edit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554698/original/055750100_1776093356-1002597593.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554663/original/037172600_1776087680-499289.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3631480/original/095248600_1636737886-simon-peel-ui-Bh1eegzQ-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451861/original/087288700_1766375997-Bus_kecelakaan_di_exit_Tol_Semarang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446300/original/039386600_1765878471-Lokasi_WN_China_serang_TNI_di_Kalbar.jpeg)