Toko Perhiasan di Bandar Lampung Diduga Tampung Emas Hasil Penambangan Ilegal

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung akhirnya buka suara terkait penggeledahan dan penyegelan toko perhiasan JSR di wilayah Enggal, Kota Bandar Lampung. Langkah tegas ini merupakan bagian dari pengembangan kasus tambang emas ilegal di lahan HGU PTPN I Regional 7, Kabupaten Way Kanan.

Direskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman menemukan indikasi kuat adanya aliran emas hasil tambang ilegal yang masuk ke toko tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan dan sejumlah tindakan. Dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka baru,” kata Heri, Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, temuan tersebut berawal dari hasil pemeriksaan tersangka yang lebih dulu diamankan. Dari situ, penyidik menelusuri aliran distribusi emas ilegal yang ternyata dijual ke sejumlah pihak, termasuk toko JSR.

“Memang tidak hanya satu tempat, tetapi yang paling dominan di Lampung mengarah ke toko JSR,” sebutnya.

Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas dalam berbagai bentuk, mulai dari batangan, koin, hingga perhiasan.

Selain itu, ditemukan pula catatan transaksi, aliran dana, serta pembukuan yang menguatkan dugaan keterlibatan toko tersebut.

Atas dasar itu, petugas langsung melakukan pemasangan garis polisi sebagai bagian dari proses penegakan hukum.

Tak berhenti di Lampung, penyidik juga memperluas pengusutan hingga ke luar daerah. Dari hasil pengembangan sementara, aliran emas ilegal ini diduga mengalir ke wilayah Tangerang dan Bekasi.

“Ada sekitar lima toko lain yang sedang kami dalami. Ini masih dalam proses, termasuk menelusuri aliran dana dan distribusi barang,” jelasnya.

Dalam kasus itu, penyidik juga membuka peluang penerapan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU), mengingat adanya indikasi transaksi keuangan yang berkaitan dengan hasil tambang ilegal.

Heri menambahkan, seluruh barang bukti yang disita masih akan melalui pemeriksaan lanjutan, termasuk uji ahli untuk memastikan asal-usul emas tersebut.

“Nanti akan dibuktikan mana yang berasal dari Way Kanan dan mana yang bukan. Apalagi yang sudah berbentuk perhiasan, itu perlu keahlian khusus untuk mengidentifikasinya,” tandasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner