Liputan6.com, Bogor - Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan hukuman skorsing kepada para mahasiswa pelaku pelecehan seksual di kampus. Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet dalam pernyataan lengkapnya yang dikutip dari laman resmi IPB mengatakan, pihak kampus tidak mentoleransi dan menormalisasi segala bentuk kekerasan seksual dalam kondisi apa pun. IPB berkomitmen penuh untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kasus secara sistematis, memastikan setiap proses berjalan transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan unsur mahasiswa.
"Kami berdiri bersama korban, melindungi, memulihkan, dan memastikan hak-haknya terpenuhi tanpa kompromi. Kampus harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh sivitas akademika," katanya.
Alim Setiawan juga mengatakan, sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, IPB melibatkan partisipasi mahasiswa dalam proses penanganan kasus ini. Keterlibatan tersebut dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan organisasi dan perwakilan mahasiswa, untuk memastikan proses berjalan secara terbuka, berkeadilan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.
Terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan di privat chat dalam sebuah grup percakapan yang melibatkan sejumlah mahasiswa, Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University, Prof Slamet Budijanto telah menjatuhkan sanksi untuk pelaku kekerasan seksual.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan tim, terdapat 16 mahasiswa yang teridentifikasi terlibat dalam pelanggaran tata tertib kehidupan kampus dan tindakan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2024 dan secara resmi baru dilaporkan kepada institusi pada 14 April 2026," ungkap Slamet
Lebih jauh Slamet menjelaskan, dari laporan itu, tim dari Fakultas Teknik dan Teknologi bersama Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) melakukan pemanggilan terhadap pelapor pada 15 April 2026.
Berikutnya Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB pada 16 April bergerak cepat dengan memanggil para pihak terkait untuk pendalaman kasus dan pengumpulan bukti-bukti.
"Berdasarkan proses pemeriksaan dan bukti-bukti yang ada, FTT kemudian menjatuhkan sanksi berupa skorsing selama satu semester kepada 16 mahasiswa yang terbukti terlibat dijatuhkan pada 17 April 2026," katanya.
Terkait sanksi tersebut, pihak kampus menegaskan bahwa sanksi diberikan bukan hanya sebagai bentuk penegakan aturan, tetapi juga sebagai upaya memberikan efek jera serta pembelajaran etik yang kuat bagi seluruh sivitas akademika.
Terbongkarnya kasus pelecehan seksual itu bermula dari komentar tidak pantas terhadap mahasiswi di sebuah grup privat pada tahun 2024. Meskipun sempat dilakukan mediasi oleh kakak tingkat, upaya tersebut dinilai belum memberikan rasa keadilan bagi korban.
Persoalan ini secara resmi dilaporkan korban ke pihak fakultas pada 15 April 2026. Merespons laporan tersebut, IPB langsung melakukan penelusuran fakta, penyusunan kronologi resmi dengan memanggil pihak-pihak terkait, serta mengamankan bukti-bukti relevan untuk mengaktifkan mekanisme penanganan pelanggaran kode etik di tingkat fakultas maupun institusi.

6 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560811/original/018626700_1776686742-Kabid_Humas_Polda_Maluku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560810/original/050691400_1776686656-302721.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560792/original/085521000_1776684409-526240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2965309/original/097420700_1573551048-20191112-Larangan-Vape-dan-Rokok-Elektrik-FANANI-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560775/original/055449400_1776682806-1000378779.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560753/original/081179300_1776681644-Sidang_kasus_gratifikasi_anggota_DPRD_NTB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/826798/original/006051700_1426131169-1842092shutterstock-175158260780x390.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560688/original/088751100_1776677473-IMG_20260420_151541.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560555/original/033577600_1776672802-1001179894.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560508/original/078544400_1776670921-df4a0527-ed8a-4f71-9806-2013fb8eb500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560355/original/086009700_1776665851-1000175371.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560433/original/085484900_1776668629-526636.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559751/original/061446900_1776617037-Lebah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559639/original/009432700_1776602279-Lari_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559361/original/015295300_1776569447-Bali_Kemala.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559604/original/071661800_1776590155-Pelajar_di_Purwakarta_acungkan_jari_tengah_ke_guru.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559568/original/069992400_1776583035-1001919991.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559567/original/056068600_1776582062-IMG-20260418-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559452/original/026961700_1776575429-0419_1_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451861/original/087288700_1766375997-Bus_kecelakaan_di_exit_Tol_Semarang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455044/original/056529800_1766622579-20251022_083032.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461578/original/002716500_1767422898-Polisi_tangkap_bule_Prancis_Ludovic_Roche_alias_Muhammad_Ali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461318/original/026691200_1767368610-longsor_sumedang_polisi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455784/original/057143100_1766732551-WhatsApp_Image_2025-12-26_at_12.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457388/original/098978100_1766999312-c3b31aa4-8d23-40c2-a6de-b6d19122ae4d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451495/original/061559800_1766303509-Picsart_25-12-21_15-41-32-741__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444063/original/089894700_1765770385-c56c8ac3-5948-4515-963a-5575d43dc65b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481725/original/076455900_1769144109-buah_menu_mbg_ada_ulat.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4830650/original/082891800_1715607706-f40e0516-2046-4858-867c-dd5676d70bf4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451802/original/028849900_1766372903-WhatsApp_Image_2025-12-22_at_09.53.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5054281/original/091903900_1734400455-Snapinsta.app_298532642_196822186005884_5156155504984034611_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452410/original/008236900_1766398689-1002228952.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452987/original/066558400_1766464520-IMG_20251223_120100.jpg)