ABG Tewas Terjatuh, Tebing Apparalang Disebut Tak Berizin

8 hours ago 4

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bulukumba pada Senin (8/6/2026) pun langsung memasang garis polisi di kawasan wisata Apparalang.

Pemasangan garis polisi dilakukan di tiga titik yang dianggap berkaitan langsung dengan lokasi kejadian. Titik pertama berada di akses jalan masuk menuju kawasan wisata Apparalang. Titik kedua dipasang pada tangga yang mengarah ke spot lokasi korban terjatuh. Sementara titik ketiga dipasang pada papan swafoto yang diduga menjadi lokasi korban terpeleset sebelum jatuh ke laut.

Saat pemasangan garis polisi dilakukan, kawasan wisata Apparalang terpantau tidak beroperasi dan tidak ada aktivitas wisatawan. Polisi juga tidak menemukan pihak pengelola berada di lokasi.

Andi Imran menambahkan menyebut penyidik saat ini tengah mendalami aspek keselamatan di kawasan wisata tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan kelalaian pengelola dalam menyediakan sistem pengamanan yang memadai bagi pengunjung.

"Untuk sementara, pihak pengelola wisata diduga terjadi kelalaian dalam membuat tempat wisata dan tidak menyediakan K3 ataupun pengamanan yang memadai di sekitar lokasi wisata," ujarnya.

Menurutnya, penyelidikan akan difokuskan pada pemenuhan standar keselamatan yang seharusnya diterapkan pada objek wisata berisiko tinggi, termasuk keberadaan rambu peringatan, pembatas pengaman, petugas keselamatan, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Polisi juga masih menunggu laporan resmi dari keluarga korban. Namun apabila laporan tidak diajukan, kepolisian membuka kemungkinan membuat laporan model A berdasarkan temuan aparat di lapangan agar proses hukum tetap dapat berjalan.

"Kami masih menunggu pihak keluarga korban untuk melapor. Jika tidak ada laporan, kemungkinan kami akan membuat laporan sendiri berdasarkan peristiwa yang ditemukan oleh kepolisian," kata Andi Imran.

Dalam proses penyelidikan selanjutnya, penyidik berencana memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, mulai dari saksi yang berada di lokasi kejadian, pengelola objek wisata Apparalang, hingga instansi terkait di sektor pariwisata.

Selain penegakan hukum, Polres Bulukumba juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna melakukan evaluasi terhadap standar keselamatan di sejumlah objek wisata yang memiliki potensi risiko tinggi.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama pariwisata, untuk memberikan imbauan kepada pelaku usaha wisata agar melengkapi standar K3 dan sistem pengamanan sehingga tempat-tempat wisata dapat lebih aman bagi pengunjung," tutupnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner