Bupati Kupang Ngamuk Pergoki Pegawai Mabuk Miras di Kantor Dinas PUPR

8 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Bupati Kupang Yosef Lede melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kupang. Video Yosef Lede sidak viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Dalam rekaman yang beredar, sejumlah pegawai terlihat berada di dalam ruang kerja dengan perilaku yang dinilai tidak mencerminkan etika aparatur sipil negara (ASN).

Beberapa di antaranya tampak merokok di dalam ruangan, memutar musik dengan volume keras, serta terdapat botol minuman yang diduga tidak semestinya berada di lingkungan kantor pemerintahan.

Temuan itu memicu reaksi Bupati Kupang Yosef Lede. Dia mengaku kecewa karena kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi tempat pelayanan publik justru digunakan untuk aktivitas yang dinilainya tidak pantas.

"Ini sudah tidak benar. Merokok dalam kantor lagi. Bagaimana kalian rokok dan minum mabuk dalam kantor. Panggil Kadisnya," kata Yosef Lede.

Yosef menegaskan tindakan tersebut tidak dapat diterima. Ia menyayangkan kantor pemerintah diduga dijadikan tempat untuk minum minuman keras.

Reaksi Kepala Dinas PUPR

Informasi yang beredar menyebutkan pemerintah daerah sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan pegawai agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu suasana kerja maupun pelayanan publik.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai sanksi terhadap pegawai yang terlibat. Pihak Dinas PUPR Kabupaten Kupang maupun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kupang juga belum menyampaikan tindak lanjut atas hasil sidak tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Tonci Teuf, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait video yang beredar. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang mengatakan pihaknya masih akan melakukan penelusuran.

"Saya belum tahu itu seperti apa. Memang ada informasi seperti foto yang beredar, hanya belum tahu pasti kegiatannya. Nanti masuk kantor baru saya minta Kadis PU untuk memberikan laporan," ujar Sekda melalui pesan singkat.

Video tersebut pun memicu beragam respons di media sosial. Warganet mempertanyakan kedisiplinan aparatur sipil negara dan meminta pemerintah daerah bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terjadi.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner