Liputan6.com, Jakarta - Malam hari nyaris tidak ada kemewahan bagi anak-anak penghuni eks rumah dinas TNI di RW 10, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mengandalkan sebatang lilin, sejumlah anak berebut pencahayaan untuk terus belajar, guna mengikuti ujian sekolah esok hari.
Hal itu turut dirasakan Dea (15) yang ikut orang tuanya tinggal di eks rumah dinas TNI. Dea bersama saudaranya tetap belajar di teras rumah, meskipun tidak memiliki penerangan dari sumber listrik seperti beberapa hari sebelumnya.
“Hanya mengandalkan cahaya langit malam dan lilin untuk belajar karena besok ada ujian sekolah,” ujar Dea kepada Liputan6.com, Rabu (10/6/2026).
Dea menyadari, pemutusan aliran listrik di rumahnya merupakan buntut dari upaya pengosongan rumah dinas yang dilakukan TNI AD. Meskipun diputus aliran listrik dari PLN, Dea tidak patah arang untuk dapat belajar demi mendapatkan nilai terbaik saat ujian sekolah.
“Iya, saya enggak mau ngecewain orang tua, makanya saya tetap belajar meskipun mengandalkan cahaya lilin,” terang Dea.
Dea tidak sendiri, terdapat saudara dan temannya yang memiliki nasib sama dan terus berjuang untuk belajar dari cahaya langit malam dan sebatang lilin. Hilangnya Cahaya lampu dari aliran listrik tidak memutuskan semangat Dea untuk menggapai mimpi mengejar nilai akademik.
“Kami akan terus mengikuti perjuangan orang tua kami, belajar dalam kegelapan merupakan bentuk dukungan kami kepada orang tua,” tegas Dea.
Dea mengaku sudah tinggal di rumah dinas sejak lahir karena kakeknya pernah menjadi TNI. Dea selalu ingat pesan kakeknya sejak kecil untuk tetap semangat belajar, saling menghargai, dan tidak boleh menyakiti orang lain.
“Saya di sini tinggal sama ayah dan ibu, kakek juga masih tinggal di sini,” jelas Dea.
Dea meminta kepada TNI untuk tidak melakukan pengosongan maupun penggusuran rumah eks rumah dinas saat ini. Menurutnya, Dea dan sejumlah anak yang tinggal di eks rumah dinas masih mengikuti ujian di sejumlah sekolah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
“Bapak TNI, bapak juga rakyat, sama seperti kami. Bapak pasti punya anak yang sedang ujian, kalau bapak punya hati tolong dengarkan permintaan kami dari anak penghuni eks rumah dinas,” lirih Dea.
Sebelumnya, Dir Binum Pus Zeni AD, Kolonel CZI Nur Alam Sucipto mengatakan, TNI AD sudah melakukan sosialisasi terhadap warga yang menempati rumah dinas eks Zikon 15/Yon Zikon Jihandak. Sosialisasi untuk pengosongan rumah dinas dilakukan sejak 9 Juli 2024.
“Pada 9 Juli 2024, memberikan sosialisasi kepada warga bahwa kita akan melaksanakan peningkatan pengembangan satuan dari Kompi menjadi Denzi Jihandak,” ujar Alam.
Alam menjelaskan, sosialisasi terus diberikan hingga 29 Agustus 2024, setelah sosialisasi warga diberikan pemahaman dengan adanya pengembangan satuan, membutuhkan sarana prasarana, seperti tempat tinggal dan fasilitas lainnya.
“Satuan ini sudah memiliki sertifikat, yaitu nomornya adalah 00184,” jelas Alam.
Setelah dilakukan sosialisasi, warga yang masih bertahan di rumah dinas, diberikan surat peringatan pertama hingga terakhir pada 31 Juli 2025. Setelah memberikan surat peringatan hingga tiga kali, TNI AD masih memberikan waktu kepada warga untuk melakukan pengosongan.
“Kemarin dari jumlah 152 kepala keluarga yang awal itu dengan memberikan pemahaman kepada mereka, sehingga ada 45 kepala keluarga yang sudah mengosongkan,” terang Alam.
TNI AD turut memfasilitasi warga untuk melakukan pengosongan dengan menyediakan armada kendaraan untuk pengantaran dan fasilitas lainnya.
“Total yang kita akan laksanakan penertiban ini, sekarang sisa 107 kepala keluarga,” ucap Alam.
Rencananya rumah dinas yang ditempati warga akan digunakan untuk pembangunan rusun prajurit TNI AD. Untuk itu, TNI AD bersama dengan kepolisian, Satpol PP, Damkar, PLN dan Dinas Perhubungan melakukan penertiban terhadap rumah dinas yang ditempati warga.
“Jumlah personel yang sekarang melaksanakan penertiban itu 660 orang, kita juga melaksanakan kegiatan secara humanis, menyampaikan kepada warga. Kemudian kita mengantar barang-barang mereka kepada tujuan yang akan mereka tempati, sehingga kita siapkan kendaraan, kita siapkan fasilitas yang ada, dari orang kesehatan juga kita siapkan,” ungkap Alam.
Alam menuturkan, kegiatan pengosongan rumah dinas akan dilaksanakan lima hari ke depan. Pada penertiban hari pertama berjalan dengan kondusif.
“Rencana kegiatan kita laksanakan kurang lebih dalam waktu 5 hari, dalam rangka penertiban rumah dinas yang ada di Komplek Jihandak ini. Luas lahan yang ada di kita ini dengan Komplek Jihandak ini, luasnya adalah 4,4 hektar, termasuk dengan asrama yang dihuni warga,” pungkas Alam.

10 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8235405/original/001556800_1781095926-738878.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8233630/original/043270400_1781094120-1001347138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8232382/original/032716200_1781092859-357061.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8231407/original/080885800_1781091846-07.27_____07.30_3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8228117/original/085719500_1781088328-1000840458.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8226520/original/025689900_1781086764-IMG_7661.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8225323/original/017960400_1781085394-737468.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569977/original/030369500_1777466885-258ee2d6-36dd-4391-a6ff-f2f80bf0fa69.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8222994/original/035005900_1781082989-1001346565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8222109/original/004826600_1781082157-737032.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220819/original/017861700_1781080601-demo_pesta_gay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8219930/original/081075200_1781079717-736044.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8218883/original/009938100_1781078585-736134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8215811/original/070638300_1781075497-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_13.28.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8215178/original/030154800_1781074844-1001345873.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8149954/original/039807500_1781003257-Pengolahan_sampah_di_Kudus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8149358/original/043187200_1781002568-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_16.21.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8144570/original/011814900_1780997461-VID-20260609-WA0042.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5046528/original/067015500_1733919669-20241211-Ojek_Pangkalan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511854/original/021153700_1771918936-mbg8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537833/original/008774200_1774468315-IMG-20260315-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515159/original/013988600_1772163544-Penemuan_potongan_tubuh_di_Gianyar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513879/original/091814800_1772074967-Potongan_video_WN_Ukraina_diduga_diculik_di_Bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500263/original/046163100_1770852465-keracunan_mbg_penajam_paser.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009429/original/017937800_1651117586-20220428-Mudik-Gratis-Kementerian-Perhubungan-Dirjen-Perhubungan-Darat-fanani-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501191/original/029485900_1770889140-Kapolres_Bima_Kota_AKBP_Didik_Putra_Kuncoro.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513754/original/079309000_1772064124-John_Tobing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4002342/original/071823600_1650541238-20220421_173113.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509994/original/069472800_1771813365-IMG-20260223-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514719/original/002107400_1772102114-1000601182.jpg)