Dosen UIN Jambi Dinonaktifkan Usai Skandal di Kamar Kos Bersama Mahasiswi

13 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi memberhentikan sementara waktu (nonaktif) jabatan oknum dosen berinisial DK sebagai wakil dekan, setelah yang bersangkutan terkait kasus dugaan penggerebekan bersama seorang oknum mahasiswi di salah satu kamar kos di Kota Jambi.

Rektor UIN STS Kasful Anwar menjelaskan bahwa sanksi pemberhentian itu dilakukan setelah mencermati informasi yang beredar luas di media sosial dan media massa telah menjadi perhatian publik terkait peristiwa tersebut.

UIN STS Jambi menegaskan bahwa setiap sivitas akademika selalu terikat pada kode etik, aturan disiplin, dan norma kelembagaan, sehingga pihaknya sangat menyayangkan dan menyesalkan telah terjadinya peristiwa penggerebekan terhadap oknum dosen itu.

Kasful mengatakan pihak kampus akan melakukan penelusuran lebih mendalam lagi untuk mengambil langkah tindakan tegas sebagai komitmen dalam menjaga maruah institusi, integritas akademik, serta nilai-nilai etika yang menjadi landasan dalam kehidupan kampus.

Rektor menjelaskan pihaknya telah mengambil langkah berupa menonaktifkan DK dari jabatan tambahan sebagai wakil dekan sebagai bentuk dan upaya menjaga objektivitas pemeriksaan yang dilakukan dan kondusivitas akademik.

Diperiksa

Selain itu, pihaknya juga memerintahkan yang bersangkutan diperiksa secara etik untuk memastikan status hukum dan kebenaran peristiwa tersebut.

"Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan ataupun kode etik yang berlaku maka UIN STS Jambi tentunya mengambil langkah sesuai regulasi dan mekanisme yang berlaku," ujarnya seperti dilansir Antara, Sabtu (2/5).

Menurut dia, sanksi penghentian sementara waktu terhadap DK dari berbagai aktivitas yang mewakili institusi UIN STS Jambi, baik di internal maupun eksternal.

"Terakhir, untuk sementara waktu aktivitas yang bersangkutan dalam kegiatan mengajar, pengabdian, dan penelitian," ujarnya.

Digerebek Oleh Istri

UIN STS Jambi memandang tindakan personal yang dilakukan oknum dosen tersebut tidak serta merta merepresentasikan nilai, budaya kerja, maupun komitmen kelembagaan UIN STS Jambi dalam membangun lingkungan akademik yang berintegritas dan bermartabat.

Selain itu, Kasful meminta seluruh pihak untuk tidak berspekulasi, menyebarluaskan informasi maupun membangun narasi yang dapat memperkeruh situasi.

Wakil Dekan berinisial DK bersama oknum mahasiswi digrebek oleh istri sahnya bersama masyarakat di Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (1/5) malam.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner