Gempa Susulan Masih Terjadi, Ini Instruksi Gubernur Sulteng

9 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Guncangan kuat ini disusul rangkaian gempa susulan yang masih terus terjadi hingga sore hari dan membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Salah satu gempa susulan yang turut dirasakan berkekuatan magnitudo 4,7 dengan titik pusat di Sigi, sekitar 49 kilometer timur laut dari lokasi tersebut. Getarannya bahkan dirasakan warga hingga ke Kota Palu meski pusat gempa berada di wilayah lain.

"Iya ada gempa susulan lagi sampe sore ini, saya cek di BMKG 4,7 di Sigi tapi getarannya terasa sampai di Palu," kata Mawaddah, salah seorang warga saat dikonfirmasi.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah masih melakukan pendataan dan asesmen lapangan untuk mengetahui dampak kerusakan serta kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi terdampak.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid pun menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dalam penanganan darurat saat gempa terjadi. Dia menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memprioritaskan keselamatan warga.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Saya meminta seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, membantu masyarakat yang terdampak, dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi," kata Anwar Hafid, Selasa (16/6/2026).

Sebagai langkah cepat, Pemprov Sulteng mengerahkan tenaga medis ke sejumlah titik terdampak untuk memberikan layanan kesehatan darurat bagi warga yang membutuhkan penanganan segera.

Seluruh fasilitas kesehatan juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menyiapkan tenda layanan darurat di area terbuka rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gempa susulan sekaligus menjaga keselamatan pasien dan tenaga medis.

"Pelayanan kesehatan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun. Rumah sakit perlu menyiapkan skenario layanan darurat di ruang terbuka jika dibutuhkan," kata Anwar Hafid.

Selain itu, BPBD bersama instansi terkait juga diminta menyiapkan lokasi pengungsian yang aman, layak, dan mudah dijangkau bagi warga yang memilih mengungsi sementara. Pemerintah memastikan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sementara, makanan, air bersih, dan layanan kesehatan akan menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat.

Di sisi lain, pemerintah juga menginstruksikan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan yang terdampak maupun yang berpotensi mengalami kerusakan akibat gempa. Tim teknis akan melakukan pengecekan struktur untuk memastikan keamanan sebelum digunakan kembali.

Sementara itu, BPBD Sulteng terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta tenaga kesehatan dalam mempercepat penanganan di lapangan.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner