Liputan6.com, Lampung - Kasus dugaan penggelapan getah karet milik PTPN I Regional VII Kebun Bergen Afdeling I yang menjerat Mujiran (74), warga Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, terus menyita perhatian publik.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan di Pengadilan Negeri Kalianda, sang istri, Sudarmi, mengaku sedih melihat kondisi suaminya yang sudah sekitar tiga bulan mendekam di tahanan, walaupun kini ada kabar baik tentang penangguhan penahanan.
"Ya sedih lah," kata Sudarmi saat ditemui awak Liputan6.com, Senin (25/5/2026).
Sejak ditinggal sang suami yang ditahan, Sudarmi mengaku menjalani hari-harinya seorang diri di rumah sambil mengurus cucu dan pekerjaan rumah tangga.
"Momong cucu, nyapu, nyuci," ucapnya lirih.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Sudarmi mengandalkan kiriman uang dari anaknya yang bekerja di Jambi.
"Seminggu ngirim Rp200 ribu, kadang sebulan sekali," ungkapnya.
Namun, yang paling membuatnya khawatir adalah kondisi kesehatan Mujiran yang disebut memiliki riwayat asam urat. Sudarmi takut penyakit tersebut kambuh selama suaminya berada di tahanan.
"Iya, itu belum lama (asam urat), kalau kumat bengkak. Saya kalau ke sana bawa obat dari dokter," katanya.
Sudarmi juga mengaku sedih membayangkan keseharian suaminya di penjara, terutama soal makan dan kondisi fisiknya.
"Di sini kalau lapar makan, kalau di sana gimana," keluhnya.
Tak hanya itu, Sudarmi mengaku sempat mendengar kabar yang membuatnya terpukul. Ia menyebut suaminya diduga sempat mengalami tindakan kekerasan selama ditahan hingga disebut ingin mengakhiri hidupnya.
"Iya kasian lihatnya, katanya mau bunuh diri juga," ujar Sudarmi.
Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab sang suami sampai memiliki keinginan tersebut.
"Gak tahu, mungkin sakit hati atau gimana," katanya.
Sudarmi berharap suaminya bisa segera pulang ke rumah dan mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait perkara yang menimpa keluarganya.
"Keinginan saya semoga cepat pulang," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, langkah Mbah Mujiran terlihat pelan saat memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (20/5/2026). Di usianya yang telah menginjak 74 tahun, tubuh renta itu kini harus duduk di kursi pesakitan dalam kasus dugaan penggelapan getah karet milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I.
Sidang lanjutan yang digelar di Ruang Bagir Manan sejatinya menjadi harapan baru bagi Mbah Mujiran. Agenda mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) diharapkan bisa membuka jalan damai agar sang kakek segera pulang dari tahanan.
Namun harapan itu kembali menggantung. Majelis hakim yang dipimpin Fredy Tanada akhirnya menunda sidang hingga 3 Juni 2026 lantaran belum ada kepastian dari pihak PTPN I terkait penyelesaian damai.
"Jadi sidang kita tunda di hari Rabu tanggal 3 Juni 2026. Mudah-mudahan sudah ada solusi jalan keluarnya," kata Fredy sambil mengetuk palu sidang.
Di ruang sidang, suasana sempat hening. Sejumlah pengunjung memperhatikan sosok Mbah Mujiran yang duduk lemah di kursi terdakwa. Wajahnya terlihat pucat. Sesekali ia memegangi kaki yang mulai membengkak akibat penyakit asam urat yang dideritanya selama menjalani penahanan.

9 hours ago
11
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6959345/original/013296400_1779725259-339609.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6928173/original/099817800_1779698291-1000418575.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6946208/original/069125200_1779714068-pocong_depok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3919039/original/063405900_1643535250-023075600_1532022456-IMG_20180719_224813.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6944114/original/097911300_1779712371-677813.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6942118/original/004001800_1779710857-1000802898.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6934180/original/050582700_1779703732-IMG-20260525-WA0108.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6933480/original/026202100_1779703278-1001290651.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4163084/original/063273100_1663567398-LPG-Diganti-Kompor-Listrik-Iqbal-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6924320/original/083427700_1779694842-IMG_20260522_123000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6918761/original/064745600_1779689349-1000035939.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6907354/original/089842600_1779677948-email-attachment_2026_05_25_petrus-ola-keda_muncul-korban-lain-di-kasus-dugaan-pemerasan-dua-oknum-jaksa-bukti-transfer-dan-percakapan-diserahkan_1002080456.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6822359/original/080525900_1779611170-1001287294.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6472307/original/050579400_1779333496-nasi_serbu__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6747865/original/047034300_1779556612-Jepretan_Layar_2026-05-21_pukul_00.13.40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6484204/original/035365800_1779343397-gorengan_asep__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6806368/original/028250900_1779597456-IMG-20260524-WA0051_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6805522/original/059267500_1779596831-keracunan_genset.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6803758/original/018033600_1779595369-ledakan_petasan.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458903/original/073984900_1767108528-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488155/original/007442200_1769736510-kapolres_sleman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484588/original/020101100_1769475271-Tito_Karnavian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487834/original/001572600_1769679917-sppg-mbg.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486930/original/032169500_1769649012-Situasi_Mapolresta_Pati_saat_pemeriksaan_sejumlah_saksi_kasus_Sudewo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487872/original/068466900_1769681847-1000959429.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4908903/original/085038200_1722747804-Ilustrasi_bekerja_keras__membangun__konstruksi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487684/original/080771300_1769672624-1001569171.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484447/original/093920500_1769428442-Polisi_tangkap_anggota_geng_motor_di_cianjur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2848338/original/058999900_1562657854-IMG_20190709_141553.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489005/original/077235900_1769774841-Kasus_keracunan_massal_di_SMA_2_Kudus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373395/original/075032100_1759820831-1000659890.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488143/original/035051700_1769735206-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_07.23.49.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487727/original/065368000_1769674920-IMG_20260128_174410.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)