Kronologi Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval Malam 1 Suro

10 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Insiden yang melibatkan pertunjukan hiburan sound horeg kembali terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kali ini, sebuah truk pengangkut perangkat sound system berdaya besar dilaporkan terbakar.

Peristiwa tersebut dipicu oleh terbakarnya genset berkapasitas 150 KVA yang turut diangkut di dalam truk pada Senin 15 Juni 2026 malam. Genset itu kemudian meledak dan sempat menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi.

Insiden ini terjadi saat pelaksanaan Karnaval Haul Syekh Wiro Padi di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Pati. Dalam kegiatan tersebut, turut dihadirkan hiburan sound horeg yang berkeliling kampung.

Kebakaran juga sempat memicu kepanikan di lokasi, terutama di kalangan warga yang berada di sekitar kendaraan. Meski begitu, karnaval budaya peringatan malam 1 Syuro tetap berlangsung di desa setempat.

Berdasarkan informasi yang diterima Liputan6.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Genset yang digunakan sebagai sumber listrik utama sound horeg diduga mendadak mengeluarkan percikan api sebelum akhirnya terbakar.

Percikan api tersebut menjadi besar dan merambah material perangkat sound system yang mudah terbakar. Di tengah kobaran api, mendadak memicu suara ledakan hebat.

”Karnavalnya tetap dilakukan. Yang kebakaran (truk sound horeg) sudah ditangani,” ujar Kepala Desa Pasucen Wiwik Hariyanto, Selasa (16/6/2026).

Wiwik menjelaskan bahwa Karnaval Haul Syekh Wiro Padi telah menjadi tradisi di Desa Pasucen yang berlangsung selama puluhan tahun.

"Karnaval tersebut sebagai peringatan atau pengingat pendiri Desa Pasucen, Syekh Wiro Padi. Setiap 1 Suro atau 1 Muharam, warga desa rutin menggelar tradisi ini, " terangnya.

Wiwik berharap kepada warga desa setempat lebih mengutamakan faktor keselamatan saat penyelenggaraan karnaval. Hal itu agar peristiwa kebakaran sound horeg tidak terjadi lagi ke depannya.

”Harapan saya tetap utamakan keselamatan. acara menggunakan sound jangan sampai overload. Disiasati agar tidak terjadi seperti itu. Panitia bisa membawa APAR,” pinta Wiwik.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner