Markas Militer di Kampung Halaman Jokowi Pasang Panel Surya, Hemat Listrik Hingga 70 Persen

16 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Markas Komando Resor Militer (Korem) 074/Warastratama Surakarta mulai memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap, sebagai bagian dari upaya beralih ke energi ramah lingkungan. Adanya program tersebut menjadi Korem pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro yang memanfaatan listrik panel tenaga surya.

Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira menyebut penggunaan panel surya berpotensi memangkas pengeluaran listrik bulanan secara signifikan. Menurut dia, efisiensi yang dihasilkan bisa berkisar antara 30 hingga 70 persen di setiap lokasi pemasangan.

Dia mencontohkan, biaya listrik di kantor Korem yang sebelumnya mencapai sekitar Rp 3 juta per bulan kini dapat ditekan menjadi sekitar Rp 1–2 juta per bulan setelah penggunaan energi surya.

“Kalau dirata-rata, penghematan bisa sekitar Rp 1,5 juta per bulan. Dalam satu tahun sudah mencapai Rp 18 juta per titik,” kata Yudistira saat peluncuran panel surya di Makorem 074/Warastratama Surakarta, Rabu (15/4/2026).

Lebih lanjut, dia mengatakan instalasi panel tenaga surya atap telah terpasang di dua lokasi di kompleks Makorem. Masing-masing titik terdiri dari 12 panel dengan total kapasitas mencapai 54 kWh. Setiap bangunan dilengkapi inverter tersendiri karena sistem kelistrikan di kawasan tersebut menggunakan meteran yang terpisah.

Yudistira menjelaskan, investasi awal pemasangan panel surya diperkirakan akan mencapai titik balik modal dalam waktu 7 hingga 8 tahun. Sementara masa pakai panel surya bisa bertahan hingga 25 tahun.

"Artinya, setelah melewati masa balik modal, penghematan anggaran dapat dinikmati hingga sekitar 17 tahun berikutnya," ujarnya.

Dia menilai, jika konsep serupa diterapkan secara luas di instansi pemerintah, potensi penghematan anggaran negara dari sektor listrik akan sangat besar. Dana yang dihemat tersebut bisa dialihkan untuk program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat.

Dari sisi lingkungan, pemanfaatan energi matahari juga dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil seperti solar dan batu bara. Pengurangan konsumsi energi fosil ini berdampak pada penurunan emisi gas rumah kaca serta polusi udara.

“Itu rangkaian panjagnya,” ucapnya.

Yudisita mengkalim bahwa pemasangan listrik panel tenaga surya di Markas Korem 074/Warastratama Surakarta menjadi yang Korem pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

“Iya (ini yang pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro, baru di Korem Solo (yang pasang panel tenaga surya),” beber dia.

Ke depan, Korem 074/Warastratama berencana menambah titik pemasangan panel surya secara bertahap. Tahun ini, ditargetkan ada empat lokasi tambahan di lingkungan Makorem sebelum program tersebut diperluas ke seluruh markas Kodim di wilayah Solo Raya.

“Kemarin sudah saya sampaikan juga ke para Dandim supaya dipasang juga di kantor masing-masing Kodim,” pungkasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner