Massa Pendukung Bupati Pati Nonaktif Sudewo Kepung Pengadilan, Ini Tuntutannya

11 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Ribuan warga Kabupaten Pati memadati halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (15/6/2026). Kedatangan mereka untuk mengawal sidang perdana Bupati Pati nonaktif Sudewo sekaligus memberikan dukungan moral.

Massa yang tergabung dalam gerakan Aksi Pati Bangkit berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati. Mereka membawa satu tuntutan utama, yakni meminta Sudewo dibebaskan dari proses hukum yang tengah dijalaninya.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, kawasan sekitar Pengadilan Tipikor Semarang telah dipadati warga. Mereka datang menggunakan belasan armada, mulai dari bus, kendaraan elf, hingga mobil pribadi.

Tak kurang dari 1.500 orang hadir dalam aksi mengawal sidang perdana Sudewo yang terjerat dua perkara korupsi. Massa pendukung Sudewo terdiri atas petani, nelayan, pedagang, dan masyarakat umum.

Mereka mengaku datang atas inisiatif sendiri sebagai bentuk dukungan moral kepada mantan kepala daerah yang dijuluki Bumi Mina Tani tersebut.

Dalam sidang perdana itu, Sudewo didakwa terlibat kasus dugaan pemerasan terkait pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati. Selain itu, ia juga tersangkut perkara dugaan suap proyek jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Sudewo yang saat itu menjabat Bupati Pati terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Januari 2026. Ia diduga terlibat dalam kasus pemerasan pengisian perangkat desa.

Sementara dalam perkara dugaan suap proyek jalur kereta api DJKA, Sudewo diduga terlibat saat masih menjabat anggota Komisi V DPR RI. KPK berencana menggabungkan kedua berkas perkara tersebut.

Meski cuaca panas di bawah terik matahari, massa tidak bergeser sedikit pun dari lokasi aksi. Mereka juga membentangkan berbagai spanduk dan poster berisi dukungan kepada Sudewo.

Sejumlah poster yang menyoroti pembangunan di Kabupaten Pati selama masa kepemimpinan Sudewo turut menghiasi aksi tersebut.

Salah satu poster bertuliskan, "Di era Bupati Sudewo belum ada satu tahun pembangunan hampir merata, sedangkan 10 tahun lalu tidak ada pembangunan sama sekali."

Poster bertuliskan "Suara Rakyat Pati, Bebaskan Sudewo" serta "Kami sangat menunggu kedatanganmu untuk membangun Pati, bebaskan Sudewo" juga tampak dibentangkan di tengah ribuan peserta aksi.

Tepat pukul 09.00 WIB, mobil tahanan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang membawa Sudewo memasuki kawasan Pengadilan Tipikor Semarang. Ribuan warga yang telah menunggu sejak pagi langsung menyambut kedatangan mantan bupati tersebut sambil meneriakkan dukungan.

"Bebaskan Sudewo! Bebaskan Sudewo! Kita akan lawan!" teriak massa secara bergantian di depan gedung Pengadilan Tipikor Semarang.

Saat pintu mobil tahanan dibuka, Sudewo tampak turun mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol. Di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian, ia berjalan menuju ruang persidangan.

Sebelum memasuki gedung pengadilan, Sudewo sempat melambaikan tangan ke arah para pendukungnya. Gestur tersebut langsung disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari massa yang berada di balik barikade pengamanan.

Sutirto, salah seorang koordinator aksi, menegaskan bahwa kehadiran warga merupakan bentuk dukungan moral kepada Sudewo yang dinilai telah membawa perubahan pembangunan di Kabupaten Pati.

"Hari ini masyarakat Kabupaten Pati datang dengan hati nurani. Kami ingin membebaskan pemimpin kami karena kepemimpinan Pak Sudewo masih sangat diperlukan masyarakat," ujar Sutirto yang disambut riuh massa.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner