Pemprov Kalteng Buka Suara Soal Video Dua Pelajar di Jam Istirahat Sekolah

7 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Video tidak pantas yang dilakukan dua pelajar di jam sekolahan, viral di media sosial. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) buka suara terkait persoalan ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan memanggil kedua orang tua siswa yang terlibat untuk menyelesaikan persoalan tersebut serta memberikan pembinaan.

"Ini tentu menjadi perhatian kita bersama karena hal-hal yang tidak baik dilakukan di sekolah akan kita evaluasi," kata Reza. Dikutip dari Antara, Sabtu (20/6/2026).

Video tersebut diketahui telah beredar sejak awal Juni 2026 dan peristiwa yang terekam terjadi saat jam istirahat sekolah.

Kedua belah pihak yang terlibat telah dipanggil bersama orang tua masing-masing. Selain itu, pelajar yang bersangkutan telah diberi sanksi dan diwajibkan melapor berkala kepada guru bimbingan konseling (BK) untuk mendapat pembinaan lebih lanjut.

Reza menekankan penguatan karakter peserta didik menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejalan dengan arahan Gubernur Agustiar Sabran, agar generasi muda tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.

"Anak-anak Kalimantan Tengah bukan hanya harus memiliki wawasan yang luas dan pandai di sekolah, tetapi karakter yang juga harus dijaga sehingga hal-hal seperti ini tidak semestinya terjadi di lingkungan sekolah," ujarnya.

Reza menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut dan menegaskan Dinas Pendidikan akan melakukan evaluasi menyeluruh.

Dia memaparkan, peristiwa dalam video terjadi saat jam istirahat sehingga bukan pada saat proses pembelajaran berlangsung, namun masih berada dalam waktu sekolah.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya mengupayakan peningkatan pengawasan di sekolah, termasuk pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV di ruang kelas dan lingkungan sekolah.

"Kami akan mencoba mengusulkan agar setiap sekolah dapat dipantau melalui CCTV sehingga memberikan rasa aman, tertib dan dapat meminimalisir kejadian serupa," jelasnya.

Selain penguatan pengawasan, Dinas Pendidikan Kalteng juga terus meningkatkan pembinaan karakter dan pola pikir peserta didik melalui berbagai program pendidikan.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner