Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 melanda Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 16 Juni 2026 sekitar pukul 11.27 WITA. Gempa tersebut memiliki perbedaan karakter dengan peristiwa gempa bumi di Palu pada September 2018 yang berkekuatan magnitudo 7,5.
"Analisis awal menunjukkan bahwa gempa ini merupakan gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang terjadi pada sistem sesar aktif di Sulawesi Tengah bagian utara," ujar Direktur Pusat Studi Gempa Sulawesi (PSGS) Sulawesi Ardy Arsyad di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (17/6/2026). Seperti dilansir Antara.
Distribusi gempa susulan yang tercatat hingga beberapa jam setelah kejadian memperlihatkan pola klaster memanjang dengan orientasi umum baratlaut–tenggara (WNW–ESE). Orientasi tersebut relatif konsisten dengan salah satu bidang nodal hasil analisis mekanisme fokus dan menunjukkan panjang zona rupture sekitar 40-60 kilometer. Dimensi ini sesuai dengan hubungan empiris magnitudo-rupture untuk gempa berkekuatan 6,7 magnitudo.
Berdasarkan lokasi episenter, pola sebaran gempa susulan, serta orientasi bidang sesar yang diperoleh dari analisis mekanisme sumber, gempa ini diduga berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif pada koridor Palolo–Sausu yang terletak di bagian timur Lembah Palu.
Namun demikian, lanjut Ardy, identifikasi pasti segmen sesar yang mengalami rupture, lanjutnya, masih memerlukan analisis lanjutan menggunakan data relokasi gempa susulan, pemodelan sumber gempa, deformasi ko-seismik berbasis InSAR, serta survei geologi lapangan.
"Berbeda dengan Gempa Palu pada 28 September 2018 (7,5 Mw) yang dihasilkan oleh pergerakan mendatar (strike-slip) pada Sistem Sesar Palu-Koro. Pada gempa 16 Juni 2026 (6,7 Mw) menunjukkan karakteristik mekanisme sumber yang berbeda," katanya mengungkapkan.
Dari temuan awal ini mengindikasikan deformasi tektonik di Sulawesi Tengah tidak hanya diakomodasi oleh pergerakan mendatar pada Sesar Palu-Koro, tetapi juga oleh deformasi ekstensional dan transtensional pada sesar-sesar aktif di bagian timur sistem tersebut.
Peta intensitas guncangan menunjukkan bahwa wilayah sekitar episenter berpotensi mengalami intensitas hingga MMI VII–VIII, yang dapat menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan non-rekayasa dan bangunan dengan kualitas konstruksi rendah.
Dari laporan masyarakat dan informasi awal yang beredar melalui media sosial, menunjukkan adanya kerusakan bangunan, gangguan infrastruktur jalan, serta indikasi kejadian longsor pada beberapa lereng curam di wilayah Palolo dan sekitarnya.
Dari sudut pandang geoteknik dan kebencanaan, kata Ardy, beberapa potensi bahaya sekunder yang perlu diwaspadai pasca-gempa meliputi, longsor pada lereng curam yang mengalami percepatan tanah tinggi, rockfall pada tebing jalan dan daerah perbukitan.
Selanjutnya, retakan permukaan pada zona sesar aktif, kerusakan infrastruktur transportasi dan utilitas dan gempa susulan yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari hingga beberapa pekan ke depan.
"Pusat Studi Gempa Sulawesi merekomendasikan dilakukannya investigasi lapangan segera untuk mengidentifikasi kemungkinan munculnya deformasi permukaan, retakan tanah, longsoran terpicu gempa, serta kerusakan struktural pada bangunan dan infrastruktur," sarannya.

10 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5322557/original/006714000_1755748849-1000807397.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261304/original/063773700_1781694394-766806.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261214/original/038369100_1781689103-26333.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261231/original/008965100_1781690242-1001369032.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261225/original/026647000_1781689711-Demo_mahasiswa_di_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261181/original/054754900_1781688127-IMG-20260617-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261148/original/046694300_1781685840-IMG-20260617-WA0041_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261130/original/021934100_1781683856-1000857162.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2370239/original/096295400_1538190133-20180929-Setelah-Gempa-dan-Tsunami-Melanda-Palu-AFP-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261112/original/050119800_1781681409-20260617_095218.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258578/original/046027800_1781365644-elis_kumara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260650/original/038398400_1781618153-tjahnom__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261044/original/050295700_1781676569-1001368923.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261003/original/086719700_1781672452-KPK_sita_aset_milik_Bupati_Pekalongan_nonaktif_Fadia_Arafiq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260543/original/020308500_1781600359-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260707/original/033259800_1781627607-dalang2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260933/original/073962100_1781669949-1001366788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5336127/original/051928400_1756861799-WhatsApp_Image_2025-09-02_at_17.48.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258541/original/049441500_1781358286-somah__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260893/original/074591800_1781668334-362834.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5046528/original/067015500_1733919669-20241211-Ojek_Pangkalan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511854/original/021153700_1771918936-mbg8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537833/original/008774200_1774468315-IMG-20260315-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515159/original/013988600_1772163544-Penemuan_potongan_tubuh_di_Gianyar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513879/original/091814800_1772074967-Potongan_video_WN_Ukraina_diduga_diculik_di_Bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009429/original/017937800_1651117586-20220428-Mudik-Gratis-Kementerian-Perhubungan-Dirjen-Perhubungan-Darat-fanani-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4002342/original/071823600_1650541238-20220421_173113.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513754/original/079309000_1772064124-John_Tobing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509994/original/069472800_1771813365-IMG-20260223-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514719/original/002107400_1772102114-1000601182.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514623/original/023780000_1772097662-John_Tobing_dan_Afnan_Malay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534028/original/002692300_1773806214-TKP_pria_di_Pringsewu__Lampung_ditemukan_tewas_gantung_diri_di_rumah_tunangannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506177/original/056520100_1771409863-Screenshot_2026-02-18-16-35-53-36.jpg)