Petani Ditemukan Tewas Terbakar di Ladang Tebu Pati

2 hours ago 1

Liputan6.com, Pati - Nasib malang dialami seorang petani berinisial Y, warga asal Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dirinya tewas usai tubuhnya terbakar, saat ia membakar tumpukan daun tebu kering.

Tubuh pria berusia 60 tahun ini, mengalami luka bakar parah saat berada di area perkebunan tebu Blok Tarub, Desa Wedarijaksa Pati, Sabtu (6/6/2026).

Dari informasi yang dihimpun Liputan6.com di lokasi, kejadian nahas yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Awalnya korban Y dan rekannya berinisial S mendapat pekerjaan dari pemilik kebun tebu berinisial M. Mereka berdua diminta membersihkan tumpukan daun tebu kering, usai ditebang di area perkebunan setempat.

Meski berada dalam satu lokasi, namun posisi korban dan rekannya berjauhan. Pembersihan daun tebu kering itu dilakukan dengan cara dibakar korban.

Namun beberapa saat setelah pembersihan kebun selesai, rekan korban berinisial S mencari keberadaan korban. Sebab korban sudah tidak tampak di lokasi kebun.

Saksi berinisial S akhirnya menemukan korban dalam posisi tengkurap di atas bekas pembakaran daun tebu. Sekujur tubuh korban juga menghitam dan mengalami luka bakar serius.

Mendapati temannya meninggal dunia akibat terbakar, saksi kemudian melaporkan peristiwa itu kepada pemilik lahan tebu. Selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sebelumnya bekerja membakar selamper atau sisa tebangan tebu di lahan tebu bersama seorang rekannya di sawah milik warga berinisial M.

"Korban bersama rekannya mendapat tugas membakar daun tebu yang telah kering untuk membersihkan lahan. Saat itu mereka bekerja di lokasi yang berbeda dalam satu area persawahan," ujar AKP Suntoro.

Menurutnya, beberapa saat setelah kegiatan berlangsung, rekan korban berinisial S berusaha mencari keberadaan korban karena sudah tidak terlihat di lokasi kerja.

"Saat dicari, korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan kondisi mengalami luka bakar yang cukup berat. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pemilik lahan dan diteruskan kepada pihak kepolisian," jelasnya.

Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Wedarijaksa dan sejumlah personel Polsek setempat bergerak mendatangi lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dalam olah TKP, aparat Polsek juga mengajak tim medis Puskesmas Wedarijaksa I. Petugas medis dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan kepada korban.

"Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen pada tubuhnya, " ujar Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro di lokasi.

Menurut Suntoro, di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Hal itu berdasarkan pemeriksaan oleh petugas medis.

Dari hasil pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, kata Suntoro, pihaknya menduga korban meninggal dunia setelah terjebak kobaran api saat melakukan pembakaran daun tebu.

"Dugaan sementara korban terbakar saat melakukan pembakaran bekas daun tebu, " tukas Suntoro.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner