Liputan6.com, Jakarta - Polisi menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional yang diduga berasal dari Malaysia. Dalam operasi yang dilakukan di Pelabuhan Nusantara Parepare, polisi menyita 40 kilogram sabu dan 157 cartridge vape mengandung etomidate yang rencananya akan diedarkan ke sejumlah wilayah di Sulawesi.
Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan pengungkapan tersebut bermula pada Senin (1/6/2026) sekira pukul 08.00 Wita di Pelabuhan Nusantara Parepare.
"Dalam pengungkapan ini kami berhasil mencegah masuknya narkotika berupa sabu-sabu 40 kilogram berikut dengan narkotika jenis baru yaitu etomidate yang berbentuk cartridge vape," kata Indra di Mapolda Suslel, Rabu (10/6/2026).
Dari pengungkapan awal, polisi mengamankan satu orang terduga pelaku. Penyidik kemudian melakukan pengembangan ke Makassar dan menangkap dua orang lainnya. Operasi berlanjut hingga ke Nunukan, Kalimantan Utara, dan Kota Palu di Sulawesi Tengah.
"Dari hasil pengembangan ini kami juga kembangkan lagi ke Nunukan dan Kota Palu, jadi total yang kami amankan ada lima orang pelaku," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, seluruh pelaku mengaku barang haram tersebut berasal dari Malaysia. Narkotika itu masuk melalui wilayah Sebatik, Kalimantan Utara, sebelum dibawa ke Samarinda dan kemudian dikirim menggunakan kapal laut menuju Parepare.
"Para pelaku mengakui bahwa barang tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa masuk ke Sebatik melalui jalur laut, kemudian dibawa ke Samarinda dan dari Samarinda menggunakan kapal laut masuk ke wilayah Sulawesi Selatan dalam hal ini Pelabuhan Parepare," jelasnya.
Polisi juga mengungkap peran para tersangka dalam jaringan tersebut. Seorang pelaku berinisial F diduga bertugas membawa barang dari Malaysia. Tiga pelaku lainnya berperan sebagai pemantau perjalanan barang hingga tiba di Sulawesi Selatan, sementara satu perempuan masih didalami keterlibatannya.
"Dari yang kami amankan, yang pertama saudara F membawa barang dari Malaysia. Kemudian tiga orang lainnya adalah pemantaunya. Satu orang perempuan masih kami kembangkan perannya," ungkap Indra.
Dari hasil penyelidikan sementara, sabu dan etomidate tersebut tidak akan berhenti di Parepare. Barang haram itu direncanakan dibawa ke Kabupaten Pinrang sebelum diedarkan ke sejumlah kota di Sulawesi.
"Dari hasil sementara, 40 kilogram sabu-sabu dan 157 cartridge etomidate itu rencana akan dibawa masuk ke Kota Pinrang dan setelah Pinrang akan disebar ke beberapa kota yang ada di Pulau Sulawesi," katanya.
Polisi kini masih mendalami jaringan yang terlibat, termasuk jalur distribusi dan aliran keuangan. Menurut Indra, penyidik belum menyimpulkan apakah jaringan tersebut merupakan jaringan lama, namun pengembangan masih terus dilakukan.
"Semua jaringan masih kami dalami. Saat ini anggota masih di lapangan mengembangkan terkait distribusi maupun alur keuangannya. Kami juga akan mengembangkan para saksi yang terkait dengan aliran keuangan," ujarnya.
Fakta menarik lainnya terungkap dari pengakuan para tersangka. Mereka mengaku penyelundupan kali ini merupakan upaya kedua memasukkan sabu ke Sulawesi Selatan. Pada akhir tahun 2025, mereka disebut berhasil meloloskan sekitar 20 kilogram sabu.
"Dari pengakuan yang bersangkutan, untuk masuk ke Sulawesi Selatan ini adalah yang kedua kali. Mereka pernah pada akhir tahun 2025 membawa sekitar 20 kilogram dan lolos. Saat ini yang kedua kali berhasil kami ungkap dan kami tangkap," kata Indra.
Meski demikian, polisi masih mendalami keterkaitan antara pengiriman yang berhasil lolos pada 2025 dengan kasus yang terungkap saat ini.
"Untuk sementara penyidikannya seperti itu dan kami masih kembangkan. Kami belum menemukan keterkaitan antara yang kemarin dan saat ini, tetapi anggota di lapangan terus mencoba mengembangkan perkara ini," tambahnya.
Empat dari lima pelaku diketahui terlibat karena motif ekonomi. Mereka dijanjikan bayaran dalam jumlah besar apabila berhasil mengawal narkotika tersebut hingga tiba di Parepare.
"Hasil pemeriksaan, empat orang pelaku ini motifnya ekonomi. Mereka dijanjikan sejumlah uang apabila barang itu masuk ke Parepare. Sampai barang itu masuk ke Parepare, mereka dijanjikan bayaran Rp900 juta untuk berempat," tutup Indra.

10 hours ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8235405/original/001556800_1781095926-738878.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8233630/original/043270400_1781094120-1001347138.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8232382/original/032716200_1781092859-357061.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8231407/original/080885800_1781091846-07.27_____07.30_3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8228117/original/085719500_1781088328-1000840458.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8226520/original/025689900_1781086764-IMG_7661.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8225323/original/017960400_1781085394-737468.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569977/original/030369500_1777466885-258ee2d6-36dd-4391-a6ff-f2f80bf0fa69.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8222994/original/035005900_1781082989-1001346565.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8222109/original/004826600_1781082157-737032.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220819/original/017861700_1781080601-demo_pesta_gay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220054/original/022676000_1781079796-VID-20260609-WA0115.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8218883/original/009938100_1781078585-736134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8215811/original/070638300_1781075497-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_13.28.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8215178/original/030154800_1781074844-1001345873.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8149954/original/039807500_1781003257-Pengolahan_sampah_di_Kudus.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8149358/original/043187200_1781002568-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_16.21.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8144570/original/011814900_1780997461-VID-20260609-WA0042.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5046528/original/067015500_1733919669-20241211-Ojek_Pangkalan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511854/original/021153700_1771918936-mbg8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537833/original/008774200_1774468315-IMG-20260315-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515159/original/013988600_1772163544-Penemuan_potongan_tubuh_di_Gianyar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513879/original/091814800_1772074967-Potongan_video_WN_Ukraina_diduga_diculik_di_Bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500263/original/046163100_1770852465-keracunan_mbg_penajam_paser.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009429/original/017937800_1651117586-20220428-Mudik-Gratis-Kementerian-Perhubungan-Dirjen-Perhubungan-Darat-fanani-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501191/original/029485900_1770889140-Kapolres_Bima_Kota_AKBP_Didik_Putra_Kuncoro.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513754/original/079309000_1772064124-John_Tobing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4002342/original/071823600_1650541238-20220421_173113.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509994/original/069472800_1771813365-IMG-20260223-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514719/original/002107400_1772102114-1000601182.jpg)