Liputan6.com, Jakarta - Obat G atau dalam kategori berbahaya marak disalahgunakan di Kota Depok, Jawa Barat. Wali Kota Depok Supian Suri menilai, fenomena ini terjadi lantaran harga obat tersebut murah dan banyak dijual di warung kelontong.
“Banyak diantara mereka yang juga menjual obat terlarang, salah satunya Tramadol dan berbagai obat terlarang lainnya,” kata Supian di Depok, Senin (13/7/2026).
Harga obat daftar G yang dinilai terjangkau, menjadi salah satu pintu untuk anak muda atau remaja membeli obat tersebut. Tidak hanya itu, siswa sekolah ditemukan menjadi salah satu pengguna obat daftar G sehingga memberikan dampak negatif terhadap anak.
“Anak sekolah karena harganya terjangkau dengan uang jajan mereka, belinya tidak terlihat seperti orang beli obat terlarang karena datang ke warung kelontong,” jelas Supian.
Ditemukannya remaja maupun anak sekolah menggunakan obat daftar G, menjadikan tantangan Pemerintah Kota Depok maupun stakeholder lainnya, menekan peredaran obat daftar G. Pemerintah Kota Depok melihat peredaran obat daftar G memberikan dampak negatif terhadap remaja.
“Kalau cerita obat terlarang, ini bukan hanya dampak kepada pribadinya yang mengkonsumsi, tetapi juga dampak kepada perbuatan yang dilakukan oleh si pengkonsumsi. Karena mereka sudah tidak sehat lagi hilang akalnya,” terang Supian.
Supian menilai, efek dari obat daftar G menimbulkan terjadinya kekerasan terhadap anak maupun kejahatan seksual. Selain itu, obat daftar G menjadi pemicu terjadinya tawuran pelajar di wilayah Depok.
“Mereka bisa berani perang (tawuran) bawa alat senjata tajam karena mereka sudah mengkonsumsi obat seperti itu,” ucap Supian.
Supian menuturkan, untuk mempersempit ruang gerak peredaran obat daftar G, Supian telah meminta Camat hingga lurah untuk memberikan pengawasan terhadap wilayahnya. Para Camat dan Lurah dapat bekerjasama dengan pengurus lingkungan menekan peredaran obat daftar G.
“Saya nitip kepada para camat, para lurah untuk mendengar, melihat di sekeliling wilayah, jangan sampai ada peredaran obat terlarang beredar bebas,” tutur Supian.
Sebelumnya, polisi menangkap tersangka MN yang merupakan penjual obat daftar G. Adapun tersangka ditangkap saat menjual obat daftar G di wilayah Sukmajaya, Depok, Senin (6/7/2026).
Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra mengatakan, penangkapan MN merupakan hasil penyelidikan Polsek Sukmajaya terkait peredaran obat daftar G. Polisi mendapati penjualan obat daftar G berkedok warung kelontong di wilayah Abadi Jaya.
“Saat digeledah, didapati beberapa barang bukti obat daftar G,” kata Rizky.
Rizky mengungkapkan, adapun obat daftar G yang ditemukan yakni Tramadol sebanyak 194 butir, Hexymer 101 butir, Trihexyphenidyl sebanyak 94 butir. Tidak hanya itu, Polsek Sukmajaya mendapati uang hasil penjualan obat daftar G sekira Rp 689 ribu.
“Ditangkapnya setelah cash on delivery (COD) dengan pembeli COD,” ungkap Rizky.
Hasil penyelidikan sementara Polsek Sukmajaya, para pembeli obat daftar G dari berbagai usia. Adapun para pembeli obat daftar G merupakan anak jalanan dan pengamen.

3 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552066/original/093696200_1775797968-092840900_1713245923-20240416-Hari_Pertama_ASN_Setelah_Cuti_Lebaran-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4083391/original/042301700_1657334075-ilustrasi_pemerkosaan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295871/original/079455600_1783985942-1001457305.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295869/original/094819500_1783983289-IMG-20260713-WA0052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295866/original/018439400_1783982424-1000039921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295810/original/048578700_1783948583-391842.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295801/original/027821400_1783947771-IMG-20260713-WA0067.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295751/original/070389700_1783942633-1001457357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295525/original/079714400_1783932215-1000039918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295365/original/073118900_1783927405-kecelakaan_indramayu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295324/original/089007500_1783925827-IMG-20260713-WA0039_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295303/original/032550900_1783924789-1001453505.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295274/original/026303300_1783923028-1001456807.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294792/original/010909900_1783867689-WhatsApp_Image_2026-07-12_at_21.31.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294848/original/001522600_1783896274-1000039863.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/3656867/original/008976200_1638968126-tenggelam-ilustrasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4294729/original/033743900_1674026680-muhhamadiyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294723/original/022906100_1783855697-132665.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294475/original/099305000_1783838697-6b9a2e88-6ff1-4462-a0ab-7eb4eea0158c.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8648001/original/044130700_1782659027-kenandy__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537833/original/008774200_1774468315-IMG-20260315-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534028/original/002692300_1773806214-TKP_pria_di_Pringsewu__Lampung_ditemukan_tewas_gantung_diri_di_rumah_tunangannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535084/original/074686700_1773912505-kebakaran_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/930874/original/077594600_1437123186-MENENTUKAN_HILAL_1_SYAWAL-TIM_RUKYATUL_HILAL-KEMBANGAN-JAKARTA-HELMI_AFFANDI-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533839/original/016596600_1773786483-57daaf38-d451-4234-8d6c-64db664b446c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4294815/original/095852200_1674030831-IMG-20220605-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533918/original/016565000_1773797149-20241222_120249.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534545/original/007615900_1773836670-1002515232.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534426/original/056870900_1773823094-IMG-20260318-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532678/original/035316300_1773666203-20241222_120129.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277125/original/026970600_1672379714-ilustrasi_pembunuhan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534464/original/054395600_1773825870-1002514815.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535035/original/069085200_1773909813-penemuan_kerangka.jpg)