Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026

10 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Pulau Jawa menuju Sumatra akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 melalui Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan hingga saat ini kondisi arus penyeberangan masih terpantau landai dan berjalan normal tanpa lonjakan signifikan.

“Puncak arus mudik diperkirakan pada 18 sampai 19 Maret. Sementara arus balik diprediksi terjadi pada 27, 28, dan 29 Maret, seiring masyarakat mulai kembali beraktivitas kerja,” ujar Partogi, Rabu (18/3/2026).

Dia menjelaskan, pola pergerakan penumpang di lintasan penyeberangan Bakauheni-Merak umumnya menunjukkan lonjakan lebih tinggi saat arus balik, yakni dari Sumatra menuju Jawa.

Sedangkan pada fase awal mudik, peningkatan kendaraan lebih banyak berasal dari Jawa ke Sumatra.

“Untuk saat ini kondisi masih relatif landai. Operasional kapal berjalan baik dan cuaca juga mendukung. Kami berharap situasi ini tetap stabil hingga akhir periode angkutan Lebaran,” ungkapnya.

Antisipasi Kepadatan Penumpang

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, ASDP telah menyiapkan tujuh dermaga di Pelabuhan Bakauheni yang seluruhnya dalam kondisi siap operasi.

Selain itu, sejumlah pelabuhan penunjang juga dioptimalkan, seperti Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dan Pelabuhan Wika Beton yang saat ini beroperasi normal.

“Seluruh dermaga berfungsi optimal. Bahkan, beberapa dermaga seperti dermaga 3 dan 6 dapat difungsikan secara situasional sebagai terminal bongkar muat untuk membantu mengurai kepadatan,” jelasnya.

ASDP juga menyiapkan pelabuhan alternatif lainnya sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan trafik, termasuk Pelabuhan SMA. Namun, pengoperasiannya masih menyesuaikan kebutuhan armada di lapangan.

“Untuk saat ini yang dioptimalkan masih Wika Beton dan BBJ karena kondisi arus masih terkendali,” tambahnya.

Keamanan Pemudik

Dari sisi keamanan, ASDP memastikan telah berkoordinasi dengan aparat gabungan TNI dan Polri guna menjaga kelancaran dan keselamatan selama arus mudik. Sejumlah posko pengamanan juga telah didirikan di area pelabuhan.

Tak hanya itu, lebih dari 200 unit kamera pengawas (CCTV) dioperasikan untuk memantau aktivitas di seluruh kawasan pelabuhan.

“Pengamanan dilakukan bersama TNI-Polri dan personel tambahan. Kami juga mengandalkan CCTV untuk memastikan pelayanan penyeberangan berjalan aman dan lancar selama periode mudik,” pungkasnya.

Kondisi Pelanggan Bakauheni, Lampung Selatan arus Mudik 2026 masih landai. Foto : (Liputan6.com/Ardi Munthe).

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner