Total Anggaran untuk Tanggung Perlindungan Nelayan hingga Tukang Ojek di Tangerang

7 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 500 ribu pekerja rentan di Kabupaten Tangerang ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Mereka adalah pekerja dari kalangan nelayan, tukang ojek, sopir, petani serta pekerja bangunan. Jaminan yang diperoleh meliputi kecelakaan kerja hingga kematian. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 101 miliar.

"Pekerja rentan tersebut meliputi nelayan, ada tukang ojek, ada juga sopir, petani, serta pekerja bangunan. Semua telah terlindungi jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, sebanyak 500.000 pekerja rentan ini di-cover BPJS Ketenagakerjaan dengan anggaran APBD sebesar Rp 101 miliar. Untuk awal, mereka akan dibiayai negara, nanti setelah mampu memiliki penghasilan lebih bisa membayarkan sendiri jaminan kesehatan ketenagakerjaannya.

"Anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 101 miliar. Alhamdulillah, kita juga mendapatkan apresiasi MURI terkait dengan kabupaten yang telah memberikan atensi besar terhadap perlindungan sosial, dalam hal ini adalah BPJS Ketenagakerjaan," jelas Maesyal.

‎ Selain itu, lanjut Maesyal, sedikitnya 99 persen warga Kabupaten Tangerang juga telah terjamin mendapatkan UHC (Universal Health Coverage) atau jaminan kesehatan melalui program JKN-KIS BPJS Kesehatan.

"UHC-nya terkait dengan pelayanan BPJS Kesehatan juga sudah mencapai 99 sekian persen. Dan ini membuktikan bahwa di mana pemerintah daerah bisa hadir, khususnya dalam bidang kesehatan," katanya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho menambahkan, Pemkab Tangerang telah mengalokasikan anggaran di BPJS Ketenagakerjaan untuk para pekerja rentan ini sejak 2022 lalu, yang dimulai 50.000 pekerja, dan seiring berjalannya waktu kini sudah sebanyak 500.000 pekerja rentan yang tercover BPJS Ketenagakerjaan.

"Tentu ini patut diapresiasi, karena Pemerintah Kabupaten Tangerang daerah terbanyak se Indonesia yang meng-cover pekerja rentan menggunakan APBD," katanya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner