Viral Emak-Emak Datangi Dapur MBG Semprot Pekerja, Dimediasi Polisi

7 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, dihebohkan dengan mengamuknya seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Nurmiati Manurung. Nurmiati mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di kelurahan setempat dan menegur para pekerja.

"Sudah sering kali saya datang ke sini mengeluhkan limbah dapur MBG yang mengeluarkan bau busuk. Namun hal ini tidak ditanggapi oleh Kepala SPPG Tumumpa Dua," ujar Nurmiati.

Tak hanya Nurmiati, suaminya ikut datang mengamuk di SPPG tersebut yang membuat Kepala SPPG Tumumpa Dua, Christian Jevy Ombeng enggan keluar menemui mereka.

Emosi Nurmiati itu kemudian viral di media sosial. Kepolisian serta pemerintah setempat bergerak cepat melakukan mediasi di Polsek Tuminting.

"Mengenai permasalahan dari warga yang mengeluh, tentang limbah lebih khususnya, kami sudah sepakat bersama dengan mitra dan juga yayasan bahwa segera memperbaiki apa yang menjadi kurangnya kami," ujar Kepala SPPG Tumumpa Dua Christian Jevy Ombeng saat pertemuan dengan warga, Selasa (12/5/2026) sore

Christian Jevy Ombeng memaparkan, pihaknya akan lebih aktif lagi untuk menanggapi keluhan-keluhan dari masyarakat, dan akan segera tindak lanjuti.

Terkait jangka waktu untuk memperbaiki IPAL tersebut, dia mengatakan, membutuhkan waktu tiga hari.

"Kalau untuk jangka waktu yang ingin kami perbaiki itu tiga hari. Sesuai dengan tadi Pak Wakil Kepala Badan Gizi Nasional kasih target tiga hari untuk penyelesaian tentang perbaikan, maka kami siap untuk tiga hari perbaikan," ujarnya.

Sedangkan terkait operasional SPPG, dia melanjutkan, sejauh ini operasional tidak ada masalah. "Jadi masih aman-aman di luar dari permasalahan (limbah) tersebut," ujarnya.

Menanggapi harapan warga mengenai solusi pembangunan IPAL, dia memastikan untuk mengadakan sosialisasi dengan pihak kelurahan. "Karena setiap minggunya itu kami selalu mengadakan kerja bakti di lingkungan kelurahan," ujarnya.

Sementara itu, Nurmiati berharap agar SPPG untuk mengutamakan pengelolaan limbah agar persoalan serupa tidak muncul di kemudian hari.

"Perhatikanlah masalah limbah ini, dengan dibuatkan pipa supaya limbah sudah di dalam pipa, tidak keluar lagi di selokan," ujarnya.

Pertemuan antara Kepala SPPG Tumumpa Dua bersama warga tersebut turut dihadiri Koordinator Wilayah SPPG Manado, Stefano Taarega.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner