Warga Deli Serdang Geger, Pemilik Tambak Tewas Mengenaskan

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan jasad pemilik tambak ikan bernama Sapri alias Uli (41) dalam kondisi menganaskan, Jumat (15/5/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Korban dibunuh oleh adik iparnya.

Jasad korban ditemukan mengambang di kolam miliknya yang berada di Dusun II, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak. Pihak keluarga yang mengevakuasi korban langsung menaruh curiga setelah melihat kondisi fisik korban.

"Kami keluarga merasa ada kejanggalan atas kematiannya lantaran melihat ada luka-luka. Karena itu, kami meminta dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," ungkap Buckhori, salah seorang kerabat korban saat ditemui di RS Bhayangkara Medan, Jumat (15/5/2026).

Kecurigaan keluarga terbukti benar. Tak lama setelah jasad korban ditemukan, pelaku yang merupakan adik ipar korban menyerahkan diri ke Mapolsek Hamparan Perak, Polres Pelabuhan Belawan.

Kepolisian membenarkan bahwa Sapri alias Uli merupakan korban pembunuhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban tewas akibat penganiayaan berat menggunakan senjata tajam.

Penyebab kematian korban akibat kehabisan darah setelah menerima sabetan senjata tajam yang fatal di bagian kakinya. Pelaku sudah diamankan di Polsek Hamparan Perak setelah menyerahkan diri.

Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Ipda Revalino Perangin-angin, menyatakan bahwa penyidik melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku. Belum diketahui motif pelaku.

"Korban meregang nyawa akibat sabetan senjata tajam di bagian kakinya yang dilakukan oleh pelaku (adik ipar korban). Saat ini kasusnya masih kami dalami untuk mengetahui motif pasti di balik aksi nekat pelaku," ujar Ipda Revalino.

Jenazah Sapri telah selesai menjalani proses autopsi dan sudah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di kampung halaman.

Meski pelaku sudah ditahan, duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar korban. Mereka berharap keadilan ditegakkan seadil-adilnya atas tindakan keji ini.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian agar pelaku dihukum seberat-beratnya, sesuai dengan perbuatan kejam yang telah dilakukannya kepada korban," tegas Buckhori mewakili keluarga.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner