Cerita Wanita Minahasa Pulang Rumah 'Disambut' Jenazah Suami

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kepulangan berakhir duka mendalam FW dan anak-anaknya. Setelah beberapa hari menghabiskan waktu di kampung halaman, mereka justru menemukan sang suami, VFK (40), sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dapur.

Peristiwa tragis ini terjadi di Perumahan Kharisma Blok W Nomor 10, Desa Koka Jaga IV, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Selasa (7/7/2026).

Penemuan jasad korban bermula saat FW baru saja tiba di depan rumahnya. Sebelum sempat melangkah masuk, ia mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari dalam bangunan. Curiga dengan bau menyengat tersebut, FW memeriksa ke bagian dalam rumah dan mendapati suami sudah terbujur kaku dengan posisi tertelungkup di lantai dapur.

Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga dibantu Kepala Jaga IV Desa Koka, RR, melaporkan kejadian ini ke Polsek Tombulu.

“Personel kami bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Manado telah melakukan olah TKP, identifikasi, serta pemeriksaan terhadap para saksi,” ujar Kapolsek Tombulu Ipda Bernad Tatareda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal oleh Tim Inafis, polisi tidak menemukan adanya bekas atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria berusia 40 tahun tersebut. Sejauh ini, polisi juga belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Polisi mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban mengidap penyakit kronis yang diduga kuat menjadi penyebab kematian. VFK tercatat memiliki riwayat penyakit ginjal stadium lima serta penyakit asam lambung.

Meskipun indikasi awal mengarah pada kematian akibat sakit, polisi tetap melakukan prosedur penyelidikan secara menyeluruh.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, seluruh fakta yang ditemukan tetap berada di dalami sebagai bagian dari prosedur kepolisian untuk memastikan penyebab kematiannya korban,” tegas Bernad.

Saat ini, pihak keluarga telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musikbah murni. Mereka juga menolak untuk melakukan proses otopsi lebih lanjut dengan menandatangani surat pernyataan resmi di hadapan petugas.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner