Bukan Pejabat, Ini Pekerjaan Penganiaya Caddy Golf di Tangerang

16 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memastikan FP (38), tersangka penganiayaan caddy golf atau pramugolf di kawasan Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, bukan pejabat publik, melainkan seorang pria yang berprofesi sebagai pegawai swasta biasa.

"Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka bukan pejabat publik seperti yang beredar di media sosial. Melainkan seorang wiraswasta," ujar Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heriesetiawan, Sabtu (27/6/2026).

Iwan juga mengungkapkan, motifnya murni karena permasalahan pribadi keduanya. Ditambah, tersangka sangat emosional dan membuat korban yang sudah bekerja sebagai caddy bertahun-tahun di lapangan golf tersebut, terluka di area wajahnya.

"Motifnya murni karena emosional, diawali karena kecemburuan korban terhadap marshall. Saat itu, tersangka meminta seorang marshall lapangan golf berinisial VD membelikan minuman dan mengucapkan kalimat, "Terima kasih adikku sayang," kata Iwan.

Tingkah tersangka itu pun tidak disenangi korban yang menganggap keduanya memiliki hubungan pribadi. Korban kemudian tersulut emosi hingga terjadi adu mulut yang berujung pada aksi penganiayaan.

Dari video yang beredar, terlihat korban dijambak dan ditarik keluar dari baggy golf, hingga terbanting ke jalan. Kemudian diinjak di bagian leher dan kepala, lalu korban masih bisa bangun dan duduk kembali di baggy golf.

Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 19.51 WIB di area Modern Golf Kota Tangerang. Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan FP sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari menegaskan, pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat dan video yang beredar luas di media sosial.

"Kami berkomitmen memberikan kepastian hukum terhadap setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif, pelaku berhasil kami amankan di Bandar Lampung dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujar Jauhari.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner