Massa Aksi Dukung MBG di Tuban Diangkut Dump Truk dan Pikap tanpa Penindakan

5 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan masyarakat lintas profesi mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tuban Bersatu menggelar aksi mendukung keberlanjutan program makan bergizi gratis (MBG), bertempat di depan kantor DPRD Tuban, Jumat (26/6/2026).

Dalam aksi tersebut, pengerahan massa menjadi sorotan lantaran peserta diangkut menggunakan puluhan dump truk dan mobil pikap dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban.

Meski kendaraan angkutan barang itu digunakan untuk mengangkut orang, tidak terlihat adanya penindakan dari kepolisian. Bahkan rombongan massa mendapat pengawalan satu unit kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal) Polri selama menuju lokasi aksi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, peserta aksi yang terdiri dari kalangan emak-emak hingga anak muda tiba di kawasan Kota Tuban menggunakan dump truk dan mobil pikap. Selanjutnya, mereka melakukan long march dari depan Hotel Mustika menuju Kantor DPRD Tuban.

Sepanjang perjalanan, massa membentangkan spanduk bertuliskan "Aksi Damai Dukung Program Pemerintah, Lanjutkan MBG" serta membawa sejumlah poster berisi dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut.

Rombongan berjalan kaki menuju gedung DPRD dengan pengawalan kendaraan Patwal yang berada di barisan paling depan.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dan kembali menggunakan dump truk serta mobil pikap yang telah disiapkan untuk mengantar mereka pulang ke daerah masing-masing.

Salah seorang peserta aksi, Ilmah, warga Kecamatan Singgahan, mengaku bersama peserta lainnya berangkat menuju lokasi demonstrasi menggunakan kendaraan tersebut.

"Kami ingin program MBG tetap dilanjutkan. Tadi teman-teman berangkat ke sini naik dump truk dan pikap," ujarnya.

Meski penggunaan kendaraan angkutan barang untuk mengangkut peserta aksi terlihat sejak keberangkatan hingga kepulangan, tidak tampak adanya tindakan dari aparat kepolisian terkait dugaan pelanggaran penggunaan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya.

Saat dikonfirmasi mengenai diperbolehkan atau tidaknya penggunaan dump truk dan mobil pikap untuk mengangkut peserta aksi, termasuk kemungkinan adanya penindakan, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Kurniawan, mengatakan demonstrasi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap MBG yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Kami atas nama petani, nelayan, dan UMKM hadir di depan Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendukung program pemerintah. Program yang baik harus terus dilanjutkan," tegasnya.

Aspirasi massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Tuban Sugiantoro, didampingi sejumlah pimpinan DPRD dari Partai Gerindra.

Sugiantoro menyatakan DPRD menerima seluruh aspirasi masyarakat dan berkomitmen meneruskannya kepada DPR RI.

"Kami sebagai wakil rakyat siap menerima dan meneruskan aspirasi masyarakat ini kepada DPR RI," pungkasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner