Sepak Terjang Dua Pria di Mamuju Berakhir Usai 24 Kali Bobol Kotak Amal di 21 Masjid

7 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Pelarian dua pria berinisial SD (33) dan RD (24) berakhir setelah 24 kali membobol kotak amal di 21 masjid di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Keduanya kini meringkuk di balik jeruji besi usai ditangkap Tim Resmob Polresta Mamuju saat hendak kabur ke wilayah Majene, Selasa (31/3/2026).

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan sejumlah pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang resah akibat maraknya pencurian kotak amal, terutama selama bulan suci Ramadan.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan laporan tersebut langsung direspons dengan penyelidikan intensif oleh Tim Resmob. Dalam laporan itu, sebagian besar aksi kedua pelaku terjadi saat bulan suci Ramadan.

“Kasus ini bermula dari adanya laporan sejumlah pengurus DKM di wilayah Kota Mamuju yang mengaku resah akibat hilangnya kotak amal masjid, khususnya pada bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi pola aksi kedua pelaku yang menyasar masjid di berbagai titik. Mereka beraksi sejak sebelum Ramadan, berlanjut selama Ramadan, hingga setelah Hari Raya Idulfitri.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui telah melakukan aksi pencurian sebanyak 24 kali di 21 masjid yang tersebar di wilayah Mamuju. Aksi tersebut dilakukan sejak sebelum bulan Ramadan, saat Ramadan berlangsung, hingga pascahari raya Idulfitri,” jelas Herman.

Kedua pelaku ditangkap di Kecamatan Malunda saat hendak meninggalkan wilayah Mamuju menuju Kabupaten Majene. Saat diamankan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

Akibat perbuatan pelaku, total kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Uang hasil pencurian digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Sementara itu, Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, menegaskan pihaknya bergerak cepat karena kasus ini dinilai sangat meresahkan masyarakat, terlebih dana yang dicuri merupakan dana amal untuk kegiatan keagamaan.

“Setelah mendapatkan laporan dari beberapa DKM masjid di wilayah Mamuju yang dicuri kotak amalnya, pihak kami segera menindaklanjuti laporan tersebut untuk dapat segera diungkap pelakunya karena ini sangat meresahkan masyarakat, apalagi dana dalam kotak amal akan digunakan untuk kegiatan masjid di bulan Ramadan 1447 Hijriah,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau pengurus masjid dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan lingkungan demi mencegah kejadian serupa terjadi lagi.

"Yang jelas mari kita sama-sama saling menjaga dan meningkatkan kewaspadaan agar tak terjadi hal serupa," pungkasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner