Duduk Perkara Kasat Binmas Polres Bulukumba Diduga Aniaya Warga di Kantor Polisi

10 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Kasat Binmas Polres Bulukumba berinisial AKP ARM diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga berinisial K (55) di Polsek Kajang, Kamis (26/3/2026) sekira pukul 23.30 WITA. Kasus ini kini ditangani Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bulukumba.

Kasi Propam Polres Bulukumba Iptu Andi Panangrangi menegaskan bahwa institusinya tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan anggota, termasuk jika mengarah pada tindak pidana.

“Laporan pengaduan telah kami terima dan saat ini sudah dilakukan interogasi terhadap pelapor sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata Andi, Sabtu (28/3/2026).

Propam Polres Bulukumba juga akan melakukan pemanggilan terhadap AKP ARM untuk dimintai keterangan. Jika terbukti melakukan pelanggaran atau tindak pidana, sanksi tegas akan diberikan, baik berupa sanksi internal kepolisian maupun proses hukum umum.

“Kami akan menangani perkara ini sesuai SOP dan peraturan yang berlaku secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Kronologi Kejadian

Dari data yang diterima Liputan6.com, peristiwa ini bermula saat AKP ARM menerima telepon dari keluarganya yang mengabarkan bahwa rumah orang tuanya di Kecamatan Kajang dilempari batu oleh seseorang. Orang tuanya disebut dalam kondisi lanjut usia dan sedang sakit setelah menjalani perawatan medis.

Setibanya di lokasi, AKP ARM mendapati rumah panggung milik orang tuanya dalam kondisi berantakan. Batu berserakan dan sejumlah perabotan dilaporkan mengalami kerusakan.

Dalam kondisi emosi, ia kemudian menuju Polsek Kajang setelah mengetahui bahwa terduga pelaku berada di sana. Di lokasi tersebut, AKP ARM diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Propam Polres Bulukumba oleh anak korban, DS (27), pada Jumat (27/3/2026). Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan proses interogasi terhadap pelapor.

AKP ARM mengakui perbuatannya dan menyatakan tindakan tersebut dilakukan karena khilaf. Ia juga mengaku diliputi kekhawatiran terhadap keselamatan orang tuanya akibat insiden pelemparan tersebut.

Lebih lanjut, ia menyebut tidak mengetahui penyebab awal kejadian. Setelah insiden penganiayaan terjadi, baru diketahui bahwa sebelumnya terdapat perselisihan antara korban dengan pihak lain. Salah satu pihak yang terlibat diduga sempat berada di rumah orang tua AKP ARM, yang kemudian memicu aksi pelemparan dan pengrusakan.

Usai kejadian, AKP ARM mengaku menyesali perbuatannya dan telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dengan pihak korban.

Sementara itu, Propam Polres Bulukumba memastikan akan terus mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner