Polisi Gerebek Tiga Gudang Penimbunan di Lampung, Amankan 203 Ribu Liter Solar Ilegal

12 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Polisi bongkar tiga gudang penimbunan solar ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (8/4/2026). Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita sekira 203 ribu liter solar ilegal yang diduga berasal dari berbagai praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Kapolda LampungIrjen Pol Helfi Assegaf mengungkapkan, pengungkapan kasus itu merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.

“BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Karena itu, kami melakukan penertiban serius terhadap penyalahgunaan yang terjadi di lapangan,” ujar Helfi di lokasi penggerebekan, Kamis (9/4/2026).

Dia menambahkan, operasi itu dilakukan oleh tim gabungan dari Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Bidpropam dan Sat Brimob Polda Lampung setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu pekan.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan tiga lokasi berbeda yang dijadikan tempat penimbunan solar ilegal.

"Gudang milik H, gudang ini diketahui telah beroperasi sekitar enam bulan. Kami mengamankan 26 pekerja, termasuk sopir dan kernet. Ditemukan sekitar 26 ribu liter solar, yang diduga hasil olahan minyak cong atau kayu melalui proses bleaching. Selain itu, turut diamankan tiga unit kapal pengangkut," ungkapnya.

Kemudian, Gudang milik Y. Gudang tersebut beroperasi sejak 2024 dan diduga menjadi tempat penampungan solar hasil pengecoran dari SPBU.

Di lokasi itu, polisi menyita sekitar 168 ribu liter solar serta 237 tandon berkapasitas 1.000 liter, dan mengamankan enam pekerja.

"Sementara, lokasi ketiga masih dalam penyelidikan terkait kepemilikannya. Tim menemukan sekitar sembilan ribu liter solar ilegal di tempat ini," sebutnya.

Secara keseluruhan, polisi telah mengamankan 32 orang dari ketiga lokasi tersebut. Mereka terdiri dari pekerja gudang, sopir, hingga kernet yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal itu.

Saat ini, seluruh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mengungkap jaringan dan aktor utama di balik praktik penimbunan BBM subsidi tersebut.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner