Liputan6.com, Jakarta - Prosesi ijab kabul di tanggal 3 April 2026 lalu berjalan lancar. Pengantin pria dengan lantang mengucapkan menerima mempelai wanita sebagai istrinya. Seketika, suasana khitmad dalam ruangan bercat hijau terang menjadi haru. Begitupun kedua mempelai, Intan Anggraeni (29) dan Erfastino Reynaldi Malawat.
Selayaknya pengantin baru, raut wajah lega dan bahagia tergambar dari wajah keduanya. Tapi tak disangka. Cerita indah itu berumur sangat singkat. Kemesraan sebagai pengantin baru malah menjadi duka mendalam buat Intan. Hanya setelah beberapa jam resmi menjadi suami istri.
Tak ada tawa gembira Intan malam itu. Dia malah menangis sejadi-jadinya. Sebab, pasangan yang dia nikahi ternyata pria jadi-jadian. Alias perempuan tulen.
"Saya tahu saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Ya saya langsung nangis dan cerita ke orang tua. Akhirnya keluarga langsung mengusirnya," cerita Intan.
Intan tak menyangka. Sosok yang beberapa waktu terakhir dekat dengannya selama ini juga berjenis kelamin sama dengannya. Dia memang tak pernah menaruh curiga pada Erfastino Reynaldi Malawat, sejak pertama bertemu. Bahkan hingga akhirnya memutuskan siap diajak menikah meski secara siri.
Awal Perkenalan
Intan mengenal pelaku pada Februari 2026 lalu, saat bekerja di sebuah kafe di kawasan Kota Batu. Pelaku mengenalkan diri sebagai Ray. Mereka kemudian memutuskan berpacaran pada 14 Februari. Hanya dua bulan berpacaran, Intan kemudian sepakat diajak menikah secara siri.
"Saya kenal dia sebagai sosok laki laki, dari penampilan sampai cara bicara tidak ada kecurigaan sama sekali," kata Intan.
Ray mengatakan keluarganya tak bisa menghadiri pernikahan. Dalihnya, ada keluarga yang meninggal. Maka di tanggal 3 April lalu, pernikahan itu hanya dihadiri Ray sebagai pihak mempelai laki-laki.
Keluarga Intan Tak Terima Lapor Polisi
Pengakuan Intan membuat keluarga naik pitam. Mereka tak menyangka Intan dibohongi 'lelaki' pilihannya. Saking kesalnya, keluarga Intan memutuskan melaporkan kasus penipuan ini ke Satreskrim Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026).
Keluarga Intan melaporkan Erfastino Reynaldi Malawat dengan dugaan pemalsuan identitas.
"Laporan sementara terkait pemalsuan dokumen yang digunakan untuk menikahi Intan. Dia mengaku pria tulen, setelah menikah baru diketahui ternyata dia adalah perempuan. Itu diketahui saat malam pertama," kata Eko NS, perwakilan keluarga Intan, kepada wartawan.
Selama mengenal Erfastino Reynaldi Malawat, keluarga Intan juga tak merasa ada keanehan. Meskipun, keluarga sempat merasa janggal ketika Intan diminta membuat paspor oleh pelaku. Dalihnya, akan diajak ke Kamboja.
Saat itu, sempat ada kecurigaan keluarga. Sempat pula terbesit ada modus lain yang berkaitan dengan kasus penipuan atau tindak pidana perdagangan orang di balik permintaan membuat paspor. Tetapi, kecurigaan itu mereka kesampingkan. Apalagi, mendengar keduanya ingin menikah. Namun setelah ditelusuri, pelaku masih punya keluarga.
Polisi Turun Tangan
Terpisah, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo membenarkan laporan dari keluarga Intan. Namun dia belum mau bicara banyak dan hanya memastikan tengah mendalami kasus tersebut.
"Laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kami dalami lebih lanjut," ujarnya.

12 hours ago
8
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551789/original/055789600_1775743244-1001152736.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551785/original/086849100_1775742664-penganiayaan_anjing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551775/original/023731700_1775742169-Presiden_Prabowo_meresmikan_pabrik_kendaraan_listrik_di_Magelang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551764/original/066094500_1775740814-IMG-20260409-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3404433/original/036356200_1616041786-ilustrasi-mayat-ilustrasi-jenazah-ilustrasi-orang-mati_20180416_074120.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551745/original/004283200_1775739306-MAH00865_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/689597/original/PNS%201.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551606/original/044437800_1775730571-IMG-20260409-WA0280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4295833/original/049048500_1674108388-sabu_sabu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360800/original/066258000_1758762189-Ilustrasi_mengisi_bensin_di_SPBU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551612/original/017529100_1775731221-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_17.25.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551625/original/060929700_1775731647-Mendagri.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551646/original/008303200_1775732716-00001XTR_01754_BURST20260409152535.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551718/original/051582900_1775737282-IMG-20260409-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551684/original/053346600_1775734890-Intan_Anggraeni_menikah_dengan_Rere_yang_ternyata_juga_perempuan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551580/original/084749600_1775729563-Sekjen_PDIP_Hasto_Kristiyanto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551518/original/010880700_1775727967-1000032195.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551407/original/042088200_1775725637-gunung_slamet_panas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551277/original/070932600_1775722763-1001151539.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551247/original/086652700_1775721576-1002586584.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451861/original/087288700_1766375997-Bus_kecelakaan_di_exit_Tol_Semarang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446300/original/039386600_1765878471-Lokasi_WN_China_serang_TNI_di_Kalbar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)