Viral Ulah Pengemudi Truk DLH Bikin Sampah Berserakan di Jalan Kota Semarang

7 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Viral tumpukan sampah berserakan di Jalan Sultan Agung, dekat pertigaan pos polisi Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Selain merusak pemandangan perkotaan, keberadaan sampah yang jatuh dari truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang ini juga menimbulkan bau tidak sedap.

"Kami bergerak cepat segera setelah mendapat laporan. Penanganan di lapangan dilakukan secara sigap oleh personel kami, di mana proses pembersihan total tidak memakan waktu lama, bahkan tidak sampai satu jam lokasi sudah kembali bersih," ujar Kepala DLH Kota Semarang Glory Nasarani kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

Glory Nasarani menguraikan, sampah-sampah itu diketahui setelah DLH melakukan penelusuran dengan melihat rekaman CCTV. Hasil penelusuran diketahui tumpahan sampah disebabkan oleh salah satu truk pengangkut milik DLH.

Sampah diangkut dari TPS Pasar Jangli menuju TPA. Di lokasi, pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan hampir 60 km/jam, melebihi batas ketentuan yang seharusnya 40 km/jam. Hal ini dilakukan pengemudi karena harus mengejar jadwal pengangkutan sampah di dua lokasi lain yang juga mengalami beban angkut tinggi.

"Penanganan pertama dilakukan dengan menyapu sampah ke pinggir oleh personel kami sambil menunggu armada pendukung. Begitu armada datang, sampah langsung dinaikkan ke truk. Pada pukul 13.00 WIB, seluruh area dipastikan sudah bersih dan rapi kembali," tambahnya.

Atas kejadian yang mengganggu kenyamanan masyarakat tersebut, Kepala DLH Kota Semarang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Pihaknya bertanggung jawab atas kelalaian personel di lapangan tetap berada pada pimpinan instansi.

"Selaku Kepala DLH, saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya telah memanggil pengemudi yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Meskipun yang bersangkutan dikenal memiliki rekam jejak kinerja yang baik selama ini, pihak dinas tetap memberikan sanksi tegas berupa teguran lisan maupun tertulis.

"Kami sudah memanggil driver yang bersangkutan dan memberikan teguran, baik secara lisan maupun peringatan tertulis. Jika kejadian serupa terulang kembali, kami tidak segan untuk memberikan sanksi yang lebih berat, termasuk pemecatan," tambah Glory.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner