Gus Zaim Kutuk Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati: Sangat Jauh dari Adab!

1 day ago 11

Liputan6.com, Pati - Kasus pencabulan puluhan santriwati yang diduga dilakukan AS selaku pendiri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Pati Jawa Tengah, memicu kecaman dan keprihatinan berbagai pihak.

Rasa keprihatinan mendalam itu juga diungkapkan Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia (MP3I), KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'shoem.

Gus Zaim, panggilan akrab KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'shoem ini menyebut, bahwa peristiwa tersebut adalah sebuah peristiwa biadab.

"Peristiwa yang sangat jauh dari adab. Apalagi kalau bicara adab kepesantrenan. Adab masyarakat saja jauh, apalagi bicara tentang adab kepesantrenan, " ujar Gus Zaim saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (6/5/2026).

Menurut Gus Zaim, pondok pesantren selama ini sangat menjunjung tinggi dan menomorsatukan adab. Atas terjadinya kasus yang menimpa sejumlah santri di Ponpes Ndolo Kusumo, pihaknya mengaku prihatin.

"Saya menyampaikan keprihatinan yang luar biasa yang mendalam kepada keluarga korban, " ucap Gus Zaim yang juga pengasuh Pondok Pesantren Kauman Lasem, Rembang Jawa Tengah.

Gus Zaim berharap ada pihak-pihak tertentu yang memang ahlinya, untuk memberikan pendampingan psikologi kepada sejumlah korbannya dan pihak keluarga korban.

"Dengan harapan, semoga keberlangsungan pendidikan mereka (korban) lebih baik di pesantren maupun di sekolah bisa tertampung di pesantren-pesantren yang berada di sekitaran daerah Tlogowungu atau di Kabupaten Pati, " tuturnya.

Bahkan jika memang menghendaki dari Kementerian Agama pihak-pihak tertentu lainya, Pondok Pesantren Kauman Lasem yang diampu oleh Gus Zaim, membuka diri untuk menampung para santri yang menjadi korban.

"Dan Insyaallah, kami akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengobati atau mencoba untuk mengobati rasa sakit mereka, psikologi mereka terkait dengan peristiwa tersebut," imbuh Gus Zaim.

Gus Zaim yang juga anggota Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pusat menegaskan, Ponpes Ndolo Kusumo tersebut memang tidak terdaftar di RMI.

"Tidak terdaftar di asosiasi pondok pesantren. Saya sudah tanyakan kepada RMI, bahwa pesantren (Ndolo Kusumo) tersebut tidak terdaftar di dalam naungan RMI NU, " tegasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner