Pohon Tumbang Timpa Deretan Sepeda Motor Mahasiswa, Ada yang Ringsek Tak Bisa Dipakai

1 day ago 11

Liputan6.com, Lampung - Cuaca ekstrem disertai angin kencang memicu pohon tumbang di lingkungan Universitas Lampung, Rabu (5/5/2026). Delapan sepeda motor milik mahasiswa yang terparkir di depan Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa rusak, bahkan beberapa di antaranya ringsek parah hingga tak lagi bisa digunakan.

Peristiwa pohon tumbang itu terjadi saat hujan deras disertai angin melanda kawasan kampus. Dari video yang diterima Liputan6.com, sejumlah sepda motor tampak tertimpa batang dan dahan pohon besar. Kondisinya bervariasi, mulai dari rusak sedang hingga berat.

Beberapa kendaraan terlihat mengalami kerusakan serius pada bagian rangka dan bodi. Bahkan ada yang nyaris hancur sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dikendarai.

Para mahasiswa pemilik kendaraan tampak kebingungan menghadapi kondisi tersebut. Mereka berharap pihak kampus bertanggung jawab, mengingat pohon-pohon di area tersebut dinilai kurang terawat dan berpotensi membahayakan.

Kepala Bagian Umum Unila, Edwin mengatakan, hasil pendataan sementara mencatat ada delapan kendaraan mahasiswa terdampak. Rinciannya, empat milik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan empat lainnya dari Fakultas Hukum (FH).

"Kerusakan sudah kami inventarisasi, mulai dari kategori sedang hingga berat untuk proses tindak lanjut," ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak kampus memastikan akan memberikan bantuan berupa perbaikan kendaraan yang rusak. Namun, bantuan tersebut tidak dalam bentuk uang tunai.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unila, Budi Sutomo mengeklaim bantuan diberikan dalam bentuk perbaikan langsung sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pimpinan sedang mengkaji mekanisme bantuan yang meringankan mahasiswa, tetap mengacu pada aturan birokrasi dan keuangan negara," kata Budi.

Selain penanganan dampak, kampus juga langsung melakukan langkah mitigasi. Tim Taman dan Lingkungan dikerahkan untuk menyisir pohon-pohon tua atau rawan tumbang agar segera dipangkas.

Tak hanya itu, evaluasi terhadap fasilitas publik juga dilakukan, termasuk peningkatan perawatan rutin guna mengantisipasi kejadian serupa saat cuaca ekstrem.

Pihak kampus juga mengimbau seluruh sivitas akademika untuk lebih waspada, terutama saat kondisi cuaca buruk.

"Keselamatan mahasiswa adalah prioritas. Sejak kejadian, tim Sarpras langsung membersihkan lokasi dan memastikan tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner