Kapal Pesiar Mewah Queen Mary 2 Dijadwalkan Berlabuh di Bitung 17 Maret 2026

15 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kapal pesiar mewah dunia, Queen Mary 2 dijadwalkan akan bersandar di Pelabuhan Bitung pada 17 Maret 2026. Kedatangan kapal pesiar tersebut diperkirakan bersama dengan ribuan wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Sulawesi Utara.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol mengatakan, kapal pesiar yang dioperasikan oleh Cunard Line itu datang dari Darwin, Australia.

“Kapal ini datang dari Darwin sebagai bagian dari pelayaran keliling dunia atau world voyage yang dimulai dari Southampton, Inggris,” ujar Altin.

Kedatangan Queen Mary 2  kesempatan emas bagi sektor pariwisata di Kota Bitung dan Sulawesi Utara secara umum. Kapal pesiar kelas dunia tersebut diketahui memiliki kapasitas lebih dari 2.600 penumpang serta ribuan kru. Dengan jumlah wisatawan yang besar, kunjungan ini dinilai berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Biasanya para wisatawan akan melakukan berbagai kegiatan wisata di Sulawesi Utara, mulai dari mengunjungi Manado, kawasan konservasi alam, hingga menikmati wisata budaya dan kuliner daerah,” tuturnya.

Pelabuhan Bitung selama ini menjadi salah satu pintu masuk kapal pesiar internasional di Indonesia. Sejumlah kapal pesiar dunia kerap menjadikan Bitung sebagai titik singgah dalam rute pelayaran internasional. Dia mengatakan, pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait juga biasanya menyiapkan penyambutan khusus bagi wisatawan kapal pesiar, termasuk pertunjukan seni dan budaya lokal saat para penumpang turun dari kapal.

"Harapan kami dengan kedatangan kapal pesiar internasional seperti Queen Mary 2 dapat semakin mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM di Kota Bitung," ujarnya.

Agenda kedatangan kapal ini juga disampaikan Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulut Ramdhani. Menurutnya, karena terkait dengan kedatangan orang asing maka pihaknya melalui Kantor Imigrasi Bitung telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

"Ini terkait dokumen-dokmumen. Selain itu kedatangan ribuan turis ini juga menjadi potensi besar pariwisata di Sulut," ujar Ramdhani akhir pekan lalu.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner