Liputan6.com, Jakarta - Nasib nahas menimpa seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Di saat ibu kandungnya berjuang mencari nafkah di Malaysia, ia justru menjadi korban kebejatan ayah kandungnya sendiri berinisial SU. Bukan hanya menjadi korban pelecehan seksual, pelaku SU juga tega menjual darah dagingnya sendiri kepada seorang temannya berinisial ED untuk ikut dinodai.
Kasus memilukan ini dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Langkat, AKP Ghulam Yanuar Lutfi. Dia menjelaskan bahwa aksi bejat ini terongkar setelah korban memberanikan diri menceritakan penderitaannya kepada tetangga rumah.
"Kejadian pencabulan terjadi pada Mei 2026 lalu. Tetangga yang mengetahui korban dicabuli langsung memberitahukan hal tersebut kepada ibu korban," ujar Ghulam saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).
Selama sang ibu merantau di negeri jiran, korban sehari-hari tinggal bersama nenek dan ayah kandungnya di Kecamatan Stabat, Langkat.
Alih-alih melindungi, SU justru memanfaatkan situasi tersebut untuk melancarkan aksi bejatnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, SU mengaku telah mencabuli anak kandungnya sebanyak dua kali.
Pelaku Sempat Diamuk Massa
Kabar menggegerkan ini cepat menjalar ke telinga warga sekitar. Geram dengan kelakuan menyimpang pelaku, masyarakat sempat menghakimi SU sebelum akhirnya menyerahkannya ke pihak kepolisian.
"Pelaku sempat dihakimi massa sebelum diserahkan ke Polres Langkat. Kini, yang bersangkutan sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka," tambah Ghulam.
Polisi tidak berhenti di situ. Dari hasil pendalaman, muncul fakta baru yang lebih mengejutkan. SU diduga kuat menjual korban kepada temannya, ED. Pelaku ED juga diketahui ikut melakukan pencabulan terhadap korban.
Karena lokasi kejadian perkara (TKP) pemanfaatan korban oleh ED berada di wilayah tetangga, proses penanganan untuk tersangka ED kini dilimpahkan.
"Pelaku ED juga melakukan pencabulan terhadap korban sehingga dilakukan penahanan. Namun, proses penanganan kasusnya dilimpahkan ke Polres Binjai, karena kejadian masuk wilayah hukum Polres Binjai," jelasnya.
Pelaku Terancam Hukuman Berlapis
Guna memulihkan trauma mendalam yang dialami korban, saat ini UPTD PPA Kabupaten Langkat telah turun tangan untuk memberikan pendampingan psikologis secara intensif.
Sementara itu, bagi tersangka SU, polisi tidak main-main dalam menerapkan pasal. Mengingat statusnya sebagai ayah kandung yang seharusnya menjadi pelindung, SU dijerat dengan pasal berlapis terkait Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) serta Undang-Undang Hukum Pidana terbaru.
"Terhadap ayahnya dijerat dengan Pasal 6 huruf b dan atau Pasal 6 huruf c jo Pasal 15 ayat 1 huruf a dan g UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, jo Pasal 473 ayat 9 subsider Pasal 418 ayat 1 b subsider Pasal 417 UU RI Nomor 1 Tahun 2023," pungkas AKP Ghulam.
Dengan pasal tersebut, tersangka terancam hukuman penjara yang sangat berat ditambah pemberatan sepertiga hukuman karena statusnya sebagai orang tua kandung.

4 hours ago
4
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293354/original/085611900_1783694360-122438.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293324/original/028085300_1783690088-1000918008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8755177/original/067818700_1782826517-Kebakaran_TPA.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293268/original/007787300_1783684669-tersangka-kasus-santri-terbakar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291392/original/069354000_1783529802-IMG-20260708-WA0194.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293237/original/074501000_1783679742-1001447166.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292539/original/031332800_1783604547-1005606224.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913249/original/058240300_1568693252-KPK_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292580/original/041518100_1783614778-1001444063.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292561/original/074025000_1783610779-1001445183.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403967/original/063311400_1762345541-ri1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292554/original/029833000_1783607916-Kecelakaan_kereta_api_di_Nganjuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292543/original/037522500_1783605399-849205.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292530/original/050368700_1783602891-122139.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441581/original/048646000_1765512337-IMG-20251212-WA0005__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292473/original/092508300_1783597811-Petugas_gabungan_menggeledah_Lapas_Bengkalis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292466/original/007059600_1783597326-1001441217.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292457/original/059125100_1783596938-151a4e5f-452d-4d86-b567-2151b61b3020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292439/original/073187700_1783596059-1001444136.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8648001/original/044130700_1782659027-kenandy__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537833/original/008774200_1774468315-IMG-20260315-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7100399/original/041417000_1779882669-685298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534028/original/002692300_1773806214-TKP_pria_di_Pringsewu__Lampung_ditemukan_tewas_gantung_diri_di_rumah_tunangannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535084/original/074686700_1773912505-kebakaran_sukabumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/930874/original/077594600_1437123186-MENENTUKAN_HILAL_1_SYAWAL-TIM_RUKYATUL_HILAL-KEMBANGAN-JAKARTA-HELMI_AFFANDI-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533839/original/016596600_1773786483-57daaf38-d451-4234-8d6c-64db664b446c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534545/original/007615900_1773836670-1002515232.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533918/original/016565000_1773797149-20241222_120249.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4294815/original/095852200_1674030831-IMG-20220605-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534426/original/056870900_1773823094-IMG-20260318-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532678/original/035316300_1773666203-20241222_120129.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4277125/original/026970600_1672379714-ilustrasi_pembunuhan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535035/original/069085200_1773909813-penemuan_kerangka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530338/original/004764700_1773408699-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_20.15.57.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534464/original/054395600_1773825870-1002514815.jpg)