Pembunuh Anak Punk di Bekasi Ditangkap, Ini Dugaan Motifnya

13 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Seorang anak punk berinisial FA ditangkap polisi setelah diduga membunuh rekan sesama pengamen di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Aksi penusukan itu diduga dipicu perselisihan karena persoalan asmara.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Dimas Adhit Putranto mengatakan, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Tambelang usai kejadian. Namun, polisi berhasil menangkapnya setelah melakukan penyelidikan.

"Pelaku berinisial FA berhasil diamankan petugas setelah sempat melarikan diri ke wilayah Tambelang," kata Dimas, Senin (29/6/2026).

Menurut Dimas, peristiwa bermula dari cekcok antara pelaku dan korban yang sama-sama berprofesi sebagai pengamen jalanan. Keduanya diduga memperebutkan perhatian seorang perempuan hingga berujung pertikaian.

Perselisihan itu kemudian berakhir dengan penusukan di sebuah rumah kontrakan di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu (27/6/2026).

Pelaku Kabur

Mendapat laporan, petugas bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

"Kami bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi," ujar Dimas, dikutip dari Antara.

Saat polisi tiba di lokasi, pelaku sudah melarikan diri. Berdasarkan hasil penyelidikan, keberadaan FA akhirnya terlacak di wilayah Tambelang hingga berhasil diamankan.

Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan perut. Berdasarkan keterangan warga, korban diduga menderita sekitar lima luka tusuk akibat senjata tajam dan meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis.

Dugaan Motif Penusukan

Ketua RT setempat, Boy Sandi mengatakan, perselisihan antara korban dan pelaku sebenarnya telah terjadi sejak sehari sebelum kejadian. Keduanya sempat bertengkar di kawasan Pasar Beras Cikarang Jati sebelum konflik berlanjut ke Kalijaya.

"Sepertinya ada motif asmara karena rasa cemburu," kata Boy.

Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif pembunuhan tersebut.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner