Liputan6.com, Jakarta - Polisi menemukan fakta baru saat menggerebek tiga gudang penampungan solar ilegal di Kecamatan Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Rabu (8/4/2026). Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga tidak hanya menimbun, tetapi juga mengolah solar ilegal dengan metode tertentu sebelum diedarkan kembali.
"Di lokasi pertama, tim menemukan berbagai peralatan pengolahan, mulai dari tangki berkapasitas besar hingga 40.000 liter, puluhan tandon penampungan, mesin pompa (alkon) dan limbah hasil 'masakan' berupa aspal," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Jumat (10/4/2026).
Tidak hanya itu, aparat juga menyita kendaraan yang telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut BBM, serta tiga kapal yang diduga digunakan untuk distribusi.
Dari operasi tersebut, aparat berhasil menyita sekitar 203 ribu liter solar ilegal. Nilai penyelamatan kerugian negara ditaksir mencapai Rp 160,7 miliar, menjadikannya salah satu pengungkapan terbesar di wilayah Lampung.
“Kasus ini kami ungkap sebagai bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi agar tidak diselewengkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Helfi
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan tiga lokasi berbeda yang dijadikan tempat penimbunan sekaligus pengolahan solar ilegal.
Sebanyak 32 orang diamankan dalam operasi ini. Mereka terdiri dari pekerja gudang hingga sopir dan kernet yang diduga terlibat dalam distribusi BBM ilegal tersebut.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 54 dan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023. Akibat aktivitas ilegal tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 40,1 miliar per tahun.
"Jika dihitung sejak beroperasi sekitar tiga tahun terakhir, total kerugian mencapai Rp 160,7 miliar," sebutnya.
Polda Lampung kini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih besar di balik praktik itu, termasuk alur distribusi dan pihak-pihak yang terlibat.
Sebelumnya, dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan tiga lokasi berbeda yang dijadikan tempat penimbunan solar ilegal.
"Gudang milik H, gudang ini diketahui telah beroperasi sekitar enam bulan. Kami mengamankan 26 pekerja, termasuk sopir dan kernet. Ditemukan sekitar 26 ribu liter solar, yang diduga hasil olahan minyak cong atau kayu melalui proses bleaching. Selain itu, turut diamankan tiga unit kapal pengangkut," ungkapnya.
Kemudian, Gudang milik Y. Gudang tersebut beroperasi sejak 2024 dan diduga menjadi tempat penampungan solar hasil pengecoran dari SPBU.
Di lokasi itu, polisi menyita sekitar 168 ribu liter solar serta 237 tandon berkapasitas 1.000 liter, dan mengamankan enam pekerja.
"Sementara, lokasi ketiga masih dalam penyelidikan terkait kepemilikannya. Tim menemukan sekitar sembilan ribu liter solar ilegal di tempat ini," sebutnya.
Secara keseluruhan, polisi telah mengamankan 32 orang dari ketiga lokasi tersebut. Mereka terdiri dari pekerja gudang, sopir, hingga kernet yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal itu.
Saat ini, seluruh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mengungkap jaringan dan aktor utama di balik praktik penimbunan BBM subsidi tersebut.

13 hours ago
6
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552808/original/000621800_1775830544-1001155930.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552786/original/037731200_1775829029-1001155516.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552758/original/024890000_1775825817-490020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552753/original/033010100_1775825270-294004.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/689597/original/PNS%201.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552737/original/002128600_1775824208-1000375706.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548548/original/058716900_1775543750-1001146494.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552523/original/023106300_1775811685-IMG-20260410-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552572/original/077958800_1775814082-489430.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552444/original/078016700_1775809530-IMG_4959.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552104/original/084639400_1775799438-WhatsApp_Image_2026-04-10_at_12.05.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552180/original/033829100_1775802518-Mal_pelayanan_publik_Depok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552079/original/043604500_1775798630-Maleo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551810/original/020830900_1775749505-1002587825.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551789/original/055789600_1775743244-1001152736.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551785/original/086849100_1775742664-penganiayaan_anjing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551775/original/023731700_1775742169-Presiden_Prabowo_meresmikan_pabrik_kendaraan_listrik_di_Magelang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551764/original/066094500_1775740814-IMG-20260409-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3404433/original/036356200_1616041786-ilustrasi-mayat-ilustrasi-jenazah-ilustrasi-orang-mati_20180416_074120.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551745/original/004283200_1775739306-MAH00865_1_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449331/original/009128300_1766054298-1000846788.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448872/original/089550000_1766041751-IMG_20251218_112507_767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365736/original/041722900_1759205212-IMG-20250930-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5276590/original/081825200_1751957181-20250708-Banjir-ANg_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448059/original/065762900_1765978898-Bengkel_motor_Fausul_di_Pulau_Mandangin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449480/original/029142300_1766063506-Ayah_Prada_Lucky_Namo__Pelda_Chrestian_Namo.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545819/original/058042400_1775210778-IMG_20260403_161322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447862/original/001021800_1765966130-Batu_Nusuk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977999/original/017889900_1648530540-PMI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448567/original/067225600_1766033308-1000630000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449346/original/079160500_1766055185-Kepala_Bulog_Kalteng_Budi_Sultika.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448993/original/011330600_1766044717-IMG-20251217-WA0381.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542831/original/038641400_1774963974-Rumah_kepala_dukuh_Karyo_Utomo_pernah_jadi_markas_besar_militer_dalam_peristiwa_serangan_umum_1_Maret_1949.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451861/original/087288700_1766375997-Bus_kecelakaan_di_exit_Tol_Semarang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517682/original/025033300_1772436678-1001759799.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446300/original/039386600_1765878471-Lokasi_WN_China_serang_TNI_di_Kalbar.jpeg)