Ribut Uang Kembalian, Pria di Makassar Tewas Ditikam Sahabat

11 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria berinisial DP (30) tewas setelah ditikam rekannya sendiri berinisial DBL di Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu malam (8/7/2026). Polisi menduga penikaman dipicu kesalahpahaman saat keduanya menggelar pesta minuman keras.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Manggala sekitar pukul 23.00 Wita melalui layanan darurat Polri 110 oleh istri korban, Halija (37). Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Manggala langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara," kata Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan, Kamis (9/7/2026).

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati korban tergeletak di depan pintu rumahnya dengan sejumlah luka tusuk. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sekitar pukul 00.00 Wita, korban dinyatakan meninggal.

"Korban langsung kami evakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, sementara anggota lainnya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi," ujar Semuel.

Kronologi Penikaman

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu bermula saat korban dan pelaku menggelar pesta minuman keras. Keduanya diketahui merupakan teman lama yang pernah merantau bersama di luar Pulau Sulawesi.

Di tengah pesta miras, korban meminta istrinya membeli makanan menggunakan uang milik pelaku sebesar Rp 100 ribu. Korban juga menitipkan pembelian rokok dengan janji akan mengganti uang yang dipakai.

Setelah Halija kembali membawa makanan dan rokok, korban dan pelaku melanjutkan makan sambil minum minuman keras. Tak lama kemudian, pelaku meminta sisa uang kembaliannya. Halija lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang tersebut.

Saat berada di dalam rumah, Halija mendengar suara pertengkaran dari luar. Ketika keluar, ia mendapati suaminya sudah tergeletak di depan pintu rumah dengan kondisi bersimbah darah. Halija kemudian menghubungi layanan darurat Polri 110 untuk meminta bantuan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami lima luka tusuk, yakni satu di dada kanan, dua di bahu kanan, satu di perut kiri hingga menyebabkan usus keluar, dan satu di bawah rusuk kiri.

Dugaan Penyebab Penikaman

Polisi menduga perselisihan dipicu penggunaan uang milik pelaku untuk membeli makanan dan rokok. Kondisi korban dan pelaku yang sama-sama berada di bawah pengaruh minuman keras diduga memperkeruh situasi hingga berujung penikaman.

"Identitas pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran anggota di lapangan," kata Semuel.

Hingga kini, penyidik Polsek Manggala masih memburu keberadaan DBL serta mendalami motif pembunuhan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

"Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," tutup Semuel.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner