Heboh Pelecehan Mahasiswa USU, 58 Orang Mengaku jadi Korban

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret seorang mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi sorotan di media sosial. Hingga saat ini, sebanyak 58 orang disebut telah melapor melalui posko pengaduan yang dibuka secara mandiri.

Kasus tersebut mencuat setelah akun Instagram @chardtogi_ dan @manusiagoblokusu mengunggah tangkapan layar percakapan yang diklaim sebagai bagian dari dugaan tindakan terduga pelaku pada Rabu (8/7/2026). Unggahan itu kemudian memicu desakan dari kalangan mahasiswa agar kasus tersebut diproses secara tuntas.

Di tengah sorotan publik, mahasiswa berinisial CHS yang disebut dalam laporan tersebut sempat mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (9/7/2026).

Pemilik akun @chardtogi_, R, mengatakan posko pengaduan yang dibukanya menerima puluhan laporan dari berbagai pihak. Hingga Jumat (10/7/2026), tercatat 58 orang menghubunginya melalui pesan langsung (DM) Instagram dengan menyertakan tangkapan layar percakapan sebagai bukti awal.

Menurut R, seluruh pelapor telah dihimpun dalam satu grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi dan pendampingan, baik dalam proses pelaporan ke kampus maupun apabila menempuh jalur hukum.

Laporan tersebut juga telah diteruskan kepada Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) BEM USU, Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM USU, serta Himpunan Mahasiswa Akuntansi USU.

R menuturkan dugaan kasus ini pertama kali terungkap setelah seorang mahasiswa baru USU angkatan 2026 menghubunginya dan mengaku mengalami pelecehan. Dari berbagai laporan yang diterima, modus yang diduga digunakan terlapor memiliki pola serupa.

"Mulai dari mengajak korban melakukan check-in, meminta melakukan video call sex (VCS), memaksa mengirimkan foto alat kelamin, hingga bentuk dugaan kekerasan seksual lainnya," kata R.

Ia juga menyebut para pelapor berasal dari berbagai latar belakang, tidak hanya mahasiswa USU, tetapi juga mahasiswa dari kampus lain. Pelapor disebut terdiri dari perempuan maupun laki-laki.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner