MinyaKita Dipakai Dapur MBG, Pengelola Dievaluasi

14 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Temuan penggunaan minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, memicu evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pasalnya, seluruh mitra penyedia makanan diwajibkan menggunakan bahan baku berkualitas premium sesuai standar yang telah ditetapkan.

Penggunaan minyak goreng bersubsidi itu dibenarkan oleh pemilik SPPG Bogowanti, Sumining. Ia mengaku MinyaKita digunakan dalam proses memasak menu MBG setelah diperoleh dari pemasok bahan pangan yang selama ini bekerja sama dengan pihaknya.

"Iya, kami memang menggunakan MinyaKita. Barangnya kami ambil dari supplier yang biasa memasok kebutuhan dapur," kata Sumining kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Sumining mengungkapkan, sebelum beralih ke MinyaKita, dapur SPPG Bogowanti rutin menggunakan minyak goreng premium bermerek Sunco. Pergantian tersebut, menurutnya, bukan karena adanya instruksi dari penyelenggara program, melainkan setelah melihat sejumlah mitra penyedia MBG lain juga menggunakan produk yang sama.

"Awalnya kami selalu memakai Sunco. Tetapi setelah melihat beberapa mitra lain menggunakan MinyaKita, akhirnya kami ikut beralih," ujarnya.

Meski demikian, ia enggan menyebutkan identitas mitra yang dimaksud. Sumining hanya mengatakan penggunaan MinyaKita di dapurnya baru berlangsung sejak Rabu pekan lalu.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita, menegaskan penggunaan minyak goreng bersubsidi dalam penyediaan menu MBG tidak sesuai dengan ketentuan operasional program.

"Seharusnya tidak menggunakan MinyaKita. Standar kami jelas, bahan baku yang dipakai untuk memasak harus berkualitas premium agar mutu makanan tetap terjaga," tegas Artika.

Menurutnya, standar tersebut diberlakukan untuk memastikan kualitas gizi, keamanan pangan, dan konsistensi menu yang disajikan kepada para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Karena itu, Korwil SPPG Blora akan melakukan pembinaan terhadap mitra yang masih menggunakan bahan baku di luar standar yang telah ditetapkan.

"Kami akan memberikan pembinaan dan mengingatkan seluruh mitra agar kembali mematuhi ketentuan yang berlaku. Ke depan tidak boleh lagi menggunakan minyak goreng bersubsidi dalam proses memasak menu MBG," ujarnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner